Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Desember 2023 | 20.37 WIB

Kaleidoskop 2023: Lahirnya Tiga Pasang Capres-Cawapres dan Pasang Surutnya Hubungan Jokowi dengan PDIP

Tiga pasangan capres-cawapres berfoto bersama dengan menunjukkan Nomor Urut Pemilu Tahun 2024 di Gedung KPU, Jakarta. (JAWAPOS.COM/DERY RIDWANSAH) - Image

Tiga pasangan capres-cawapres berfoto bersama dengan menunjukkan Nomor Urut Pemilu Tahun 2024 di Gedung KPU, Jakarta. (JAWAPOS.COM/DERY RIDWANSAH)

JawaPos.com - Tahun 2023 sudah ada di penghujung. Pergantian menuju 2024 kurang dari 72 Jam lagi, berbagai macam catatan dan kontroversi mulai dari kejutan pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) Pilpres 2024, hingga pecah kongsi antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDI Perjuangan (PDIP) mewarnai penghujung tahun ini 

Karena itu, 2023 merupakan tahun politik penentu kontestasi Pemilu 2024. Berbagaia peristiwa politik pun terjadi sepanjang tahun ini, di antaranya soal meregangnya hubungan Jokowi dan PDIP hingga lahirnya tiga pasangan capres pada Pilpres 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan tiga pasangan capres-cawapres pada Pilpres 2024, yakni Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, serta Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Ketiga pasangan calon telah memenuhi ketentuan pasal 220 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 yang di mana partai politik atau gabungan partai politik bisa mendaftarkan bakal pasangan calon, yaitu telah memenuhi ketentuan 25 persen kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara sah secara nasional.

Pasangan Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar mendaftar pada Kamis 19 Oktober 2023 pukul 09.36 WIB, diusulkan oleh gabungan Partai Politik, yakni Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan jumlah kursi DPR Pemilu 2019 yakni 167 kursi atau 29,04 persen.

Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mendaftar pada Kamis 19 Oktober 2023 pukul 12.20 WIB, diusulkan oleh gabungan Partai Politik, yakni PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Perindo, Partai Hati Nurani Rakyat dengan jumlah suara sah Pemilu 2019 sejumlah 39.276.935 atau 28,06 persen.

Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendaftar pada Rabu 25 Oktober 2023 pukul 11.20 WIB, diusulkan oleh gabungan Partai Politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Golongan Karya, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, dan Partai Garda Republik Indonesia dengan jumlah suara sah Pemilu 2019 sejumlah 59.726.503 atau 42,67 persen.

“Jadi dengan demikian ketiga bakal paslon capres dan cawapres yang telah didaftarkan tersebut telah memenuhi ketentuan pada Pasal 220 UU Nomor 7 Tahun 2017, di mana parpol atau gabungan parpol yang bisa mendaftarkan bakal paslon, yaitu telah memenuhi ketentuan 25 persen kursi di DPR, atau 25 persen perolehan suara sah secara nasional,” kata Anggota KPU Idham Holik, Senin 13 November 2023.

Lebih lanjut, Idham menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan oleh Kepala RSPAD Gatot Soebroto juga menyatakan ketiga paslon capres dan cawapres telah memenuhi syarat.

Ketiga paslon itu pun kini sudah mulai gencar melakukan kampanye sesuai jadwal yang ditetapkan oleh KPU. Proses debat baik capres dan cawapres pun sebagian sudah digelar. Kini publik bisa menilai langsung setiap gagasan dari masing-masing calon presiden dan calon waki presiden. 

Diisukan konflik Jokowi-Megawati bermula ketika PDIP menolak permintaan perpanjangan masa Jabatan Presiden 2 periode.

Namun, 2023 juga ditandai dengan pasang surutnya hubungan Megawati sebagai ketua Umum PDIP dengan Presiden Jokowi yang selama ini disebut sebagai petugas partai berlambang banteng moncong putih itu. 

Diketahui, pada tahun politik ini, hubungan Presiden Jokowi dengan Megawati Soekarnoputri dirasa semakin memanas. Meski tidak terjadi konflik secara terbuka, tapi diyakini hubungan keduanya sedang tidak baik-baik saja pasca Gibran Rakabuming Raka dideklarasikan sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto.

Pasalnya, Gibran sendiri merupakan kader partai PDIP yang ditugaskan oleh Ketua Umumnya untuk menjadi Wali Kota Solo. 

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore