Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Desember 2023 | 01.23 WIB

Konsep Dwitunggal Hanya bisa Dilakukan oleh Pasangan dengan Kapasitas yang Sama

 

Hendri Satrio.

JawaPos.com - Pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengambil konsep dwitunggal dalam memimpin Indonesia ke depan. Pengamat Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, konsep dwitunggal tersebut menurutnya perlu diberlakukan agar kewenangan kekuasaan Presiden dan Wakil Presiden menjadi lebih jelas.

Hendri juga meyakini jika konsep dwitunggal kepemimpinan dijalankan maka fungsi pemerintahan bisa berjalan lebih baik.
 
"Memang waktu itu Anies bicara (pertama), dan saya mikir juga konsep dwitunggal ini kan positif. Kalau dilaksanakan dengan baik, negara ini punya dua otak yang ngurusin, dua kekuatan orang yang ngurusin itu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (22/12).
 
"Jadi konsep yang baik itu menurut saya bagus karena artinya dua orang mikirin, jadi si cawapres bukan jadi ban serep doang, tapi banyak hal yang perlu disiapkan," sambungnya. 
 
Dalam konsep dwitunggal kepemimpinan, ia menyarankan untuk ketiga capres-cawapres bisa melakukan kontrak politik terhadap publik.
 
"Jadi kalau dwitunggal dilakukan, itu harus ada kontrak politik dengan publik, kalau sejak awal tugasnya apa tanpa melanggar undang-undang. Menurut saya kontrak formal saja dengan publik, siapa yang menjalankan apa," tuturnya.
 
Namun begitu, ia mengatakan bahwa konsep dwitunggal hanya bisa dilakukan oleh pasangan yang memiliki kapasitas yang sama dalam memimpin. 
 
"Makanya menurut saya, dwitunggal ini bagus bila masing-masing capres dan cawapres itu satu, punya kedewasaan berpolitik. Kemudian kedua, setuju untuk menandatangani kontrak politik soal wewenang dan tugas," tegasnya.
 
Sementara itu, Anggota majelis nasional Sekretariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Syaiful Bahari menyebut bahwa konstitusi Indonesia memang mengamanatkan dwitunggal. Sehingga posisi wakil presiden tak dapat dianggap ban serep atau subordinasi presiden.
 
“Relevansi konsep kepemimpinan dwitunggal telah disampaikan Anies dan Muhaimin. Dan jika dilihat secara sosiologis, kepemimpinan dwitunggal lahir dari krisis politik,” pungkasnya. 
Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore