
Menteri PPN/Kelapa Bappenas Suharso Monoarfa. Bappenas/Antara
JawaPos.com - Saat ini, sejumlah ketua umum partai dan politikus memajang baliho di sudut-sudut kota. Mulai dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani mengatakan, ketua umumnya Suharso Monoarfa enggan memasang baliho seperti yang lainnya. Hal ini menurut Arsul lantaran PPP ingin membantu pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19, dan kebetulan Suharso Monoarfa adalah Menteri Perencanaan dan Pembangunan.
"Ketum PPP sudah menyampaikan ke saya, dia bilang sudahlah kita fokus dulu dengan urusan Covid-19," ujar Arsul di Gedung DPR, Selasa (10/8).
Arsul menjelaskan jika ketua umumnya Suharso Monoarfa sibuk dengan kegiatan memasang baliho, maka ditakutkan tidak fokus kepada jabatannya sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Nah kalau itu kemudian disambi dengan urusan yang lain, maka dikhawatirkan fokusnya berkurang," katanya.
Namun demikian, Wakil Ketua MPR ini menuturkan ketua umumnya Suharso Monoarfa tidak anti terhadap pemasangan baliho. Pemasangan baliho kata Arsul dilakukan PPP pada waktu yang tepat.
"Saya bisa jawab sampai saatnya nanti waktunya yang pas. Jadi, tidak ikut-ikutan lah," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
