JawaPos.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto bersama ribuan pengurus dan kader PDIP Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memakai pakaian berwarna hitam saat melaksanakan rapat kerja daerah (Rakerda) IV.
Pakaian berwarna hitam itu berbeda dari tradisi biasa, dimana kader dan pengurus PDIP biasanya memakai seragam partai berwarna merah saat berkegiatan. "Rapat ini kita semua sengaja memakai hitam. Hitam tak lagi melambangkan kesedihan, tapi semangat perjuangan menyala-nyala dan tidak akan pernah reda," kata Hasto dalam pidato pembukaan rakerda yang dilaksanakan tertutup, di Banjarmasin, Kalsel, Minggu (12/11).
"Pakaian hitam kita ini melambangkan struggle, sebuah daya juang," tegas Hasto.
Hasto menyebut, daya juang itu dilandasi dengan sebuah keyakinan sejarah. Menurut Hasto, PDIP hadir sebagai upaya koreksi terhadap suatu tatanan pemerintahan Orde Baru yang otoriter, dimana alat negara menjadi daya penopang kekuasaan tunggal Soeharto.
"Selama itu pula kita selalu ditekan, tapi tekad tak pernah padam. Kemarin saya pamit ke Ibu Mega sebelum ke Kalsel ini, Ibu Megawati menyampaikan salam kepada saudara sekalian, dan sebagai parpol kita biasa menghadapi gemblengan sejarah, menghadapi pengkhianatan, adanya orang atau kelompok pemuja kekuasaan, sehingga badai pun menghadang kita. Tapi dengan semangat, kita akan bisa hadapi berbagai tantangan itu," ucap Hasto.
Hasto pun berbicara soal bagaimana para pengurus dan kader PDIP Kalsel pantas mendapatkan apresiasi atas berbagai langkah konsolidasi yang terus dilakukan. Selain itu, disinggung soal strategi pemenangan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Hasto pun menceritakan bagaimana kualitas pasangan tersebut, termasuk mengenai rekam jejak keduanya yang benar-benar brilian. "Mau pengerahan aparat sekuat tenaga, mau money politic sekuat tenaga, kekuatan Orba yang tak pernah kita bayangkan bisa runtuh, pada 1998 bisa runtuh oleh kekuatan rakyat. Percayalah nilai Satyam Eva Jayate, bahwa pada akhirnya kebenaranlah yang akan menang, itu akan terjadi," papar Hasto.
Hasto menekankan bahwa pakaian hitam yang sebelumnya menyimbolkan sedang terjadinya sisi gelap pasca putusan MK, kini akan menjadi terang demokrasi yang menampilkan watak kekuasaan berpihak pada rakyat apabila memenangkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Hasto pun membuat pantun untuk itu. "Datang ke Kalimantan Selatan dengan semangat tinggi
Bangun tekad dan spirit berdikari. Di sini kita berjanji. Menangkan Ganjar Pranowo-Mahfud dengan sangat percaya diri," pungkas Hasto.