
Benny K Harman
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja di Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun sayangnya kunjungan tersebut malah mengundang kerumunan massa dan tidak menerapkan protokol kesehatan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman mengatakan saat ini Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo sedang diuji. Apakah ingin menegakan aturan atau tidak. Karena Jokowi menyebabkan kerumunan massa.
"Presiden mau menguji Kapolri, mantan ajudannya. Apakah punya nyali atau tidak untuk menegakan hukum. Ada nyali atau tidak untuk menindak secara hukum Presiden yang jelas-jelas melanggar aturan protokol kesehatan," ujar Benny kepada wartawan, Kamis (25/2).
Benny mengatakan, dengan Jokowi menyebabkan kerumunan dan membagikan bingkisan ke masyarakat NTT tersebut sudah memperlihatkan Jokowi tidak taat kepada hukum. "Artinya dengan peristiwa ini Presiden hendak mempertontonkan bahwa beliau adalah Presiden yang tidak tunduk pada hukum," katanya.
Oleh sebab itu, Benny meminta Presiden Jokowi diproses hukum karena melanggar protokol kesehatan dengan menyebabkan kerumunan massa. Penegakan hukum ini tidak boleh tebang pilih.
Baca Juga: Menag Beri Tanggapan Soal Pelaporan Terhadap Din Syamsuddin
"Semua sama di depan hukum, Presiden jita terlibat korupsi pun Kapolri, KPK atau Jaksa Agung harus berani periksa bila perlu tangkap dan tahan. Itu hukum kita. Konstitusi tidak memberikan kekebalan hukum apa pun kepada Presiden," ungkapnya.
Diketahui, beredar sebuah video berdurasi 30 detik yang memperlihatkan masyarakat berkerumun saat Presiden Jokowi tiba di Maumere, Sikka, Nusa Tenggara Timur, pada Selasa (23/2).
Dalam video tersebut, tampak Presiden Jokowi ada di dalam mobil, sementara banyak masyarakat yang mengerubungi mobil yang ditumpangi kepala negara itu. Bahkan Jokowi juga tampak melemparkan sebuah bingkisan ke masyarakat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
