Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 10 Februari 2021 | 20.50 WIB

Tanggapi Kwik Kian Gie, DPR: Buzzer Harus Dilawan Buzzer Juga

Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie usai melakukan pertemuan tertutup di Posko Rumah Cemara - Image

Mantan Menteri Ekonomi Kwik Kian Gie usai melakukan pertemuan tertutup di Posko Rumah Cemara

JawaPos.com - Ekonom Kwik Kian Gie mengaku takut menyampaikan pendapat berbeda atau berlawanan dengan pemerintah saat ini. Sebab lawan dia adalah buzzer. Namun, hal itu direspons Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin dengan enteng.

"Jika masyarakat takut diserang buzzer. Maka membalasnya harus pakai buzzer juga.
Namanya dunia teknologi ya silahkan saja tidak ada masalah," ujar Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/2).

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini pemerintah juga tidak masalah dengan kritikan yang disampaikan oleh masyarakat. Asalkan kritik tersebut bersifat membangun.

"Kritikan itu sepanjang kritik membangun bagus. Supaya ada check and balance. Saya mendukung tinggal kritiknya adalah membangun, ada solusi," katanya.

Aziz juga menambahkan, kritikin tersebut bisa lewat mana saja. Terpenting kritikan tersebut bersifat membangun membuat pemerintah lebih baik lagi. "Bisa lewat lisan, bisa melalui media, bisa melalui tulisan," ungkapnya.

Baca Juga: Jhoni Allen Disebut Jadi Otak Kudeta, Elite Demokrat Bakal Blak-blakan


Sebelumnya, Kwik Kian Gie mengaku takut menyampaikan pendapat berbeda atau berlawanan dengan pemerintah saat ini. Ia khawatir usai mengemukakan pendapat berbeda dengan rezim akan langsung diserang buzzer di media sosial. Menurutnya, pendapat berbeda yang diutarakan bukan untuk menyerang, melainkan memberi masukan alternatif yang mungkin bisa digunakan.

"Saya belum pernah setakut saat ini mengemukakan pendapat yang berbeda dengan maksud baik memberikan alternatif. Langsung saja di-buzzer habis-habisan, masalah pribadi diodal-adil," kata Kwik.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu kemudian membandingkan saat dirinya menyampaikan kritik saat Soeharto berkuasa.

Kwik mengaku leluasa melontarkan kritik ke rezim Orde Baru di kolom harian media cetak. Menurutnya, kritik yang dirinya sampaikan saat itu juga tergolong tajam. "Buktinya tidak sekalipun ada masalah, berbeda dengan saat ini" katanya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore