
Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok saat tiba di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (25/11/2019). Kehadiran Ahok di Kementerian BUMN untuk menerima surat keputusan (SK) menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). FOTO : FEDRIK TARIGAN/
JawaPos.Com - Kabar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka maju jadi cawapres Prabowo Subianto ramai jadi sorotan.
Tak hanya di kalangan masyarakat, sejumlah tokoh dan partai politik pun turut menyorot Gibran Rakabuming Raka yang disebut akan jadi cawapres dampingi Prabowo Subianto.
Salah satu yang menyoroti langkah Gibran Rakabuming Raka jadi kandidat cawapres Prabowo Subianto yakni, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, menilai Gibran belum berpengalaman untuk memimpin negara sebesar Indonesia.
Apalagi, putra sulung Presiden Joko Widodo itu baru hitungan tahun melangkah jadi Wali Kota Solo.
"Gibran belum teruji dan berpengalaman. Jadi wali kota saja baru dua atau tiga tahun. Dia belum teruji," kata Ahok ditemui di Jakarta, Jumat (20/10).
Menurut Ahok, untuk mengurus negara sebesar Indonesia harus memiliki pengalaman menjadi legislatif tingkat nasional maupun eksekutif tingkat provinsi.
Bagi Ahok dengan pengalaman tersebut, seseorang baru dianggap mampu karena memiliki pengetahuan tata negara yang lengkap.
"Kalau belum punya pengalaman dan Anda maju presiden atau wakil presiden, nanti Anda nggak ngerti," jelasnya.
Tak sampai disitu saja, Ahok juga menegaskan bahwa menjadi cawapres bukan tentang belajar atau coba-coba, namun harus memiliki kesiapan yang matang.
"Ini bukan soal belajar atau coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba," ucapnya.
Meski demikian, Ahok tidak bermaksud meremehkan Gibran atau anak muda lainnya. Sebaliknya, ia pun yakin bahwa anak muda bisa lebih kreatif.
Baca Juga: Tanggapi Kabar Gibran yang Akan Diumumkan Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Gerindra: InsyaAllah..
Akan tetapi saat bicara tata negara, pemimpin harus mengerti konstitusi. Bukan hanya yang berani untuk maju, tapi yang lengkap dengan track record yang jelas. Butuh waktu dan pembuktian, tidak instan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022