Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Oktober 2023 | 22.09 WIB

Wacanakan Kebijakan yang Tidak Memberatkan, Anies Muhaimin Capres 2024 Terapkan Konsep Peduli Rakyat

Bakal Calon Presiden Anies Baswedan dan Bakal Calon Wakil Presiden Muhaimin Iskandar saat Rapat Koalisi Perubahan untuk membahas Kelompok Kerja (Pokja) Pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, di Brawijaya, Jakarta Selatan.

JawaPos.com - Anies Baswedan Bacapres 2024 memberi pemahaman mengenai program yang akan dilakukan apabila terpilih pemilu 2024 mendatang.

Salah satu konsep yang ingin diterapkan oleh Anies Baswedan, yakni mengenai kepedulian terhadap orang-orang kecil dengan memberi kebijakan yang mudah dan tidak memberatkan.

Penyampaian konsep yang akan dibawa Anies Baswedan itu, disampaikannya saat hadir di Kota Malang, Jawa Timur pada Senin, 9 Oktober 2023 yang lalu.

Kedatangan Anies Baswedan di Kota Malang Jawa Timur itu untuk menemui Kiai Muda NU, Jawa Timur

Kedatangan Anies Baswedan di Kota Malang yang memberikan penyampaian materi terhadap Kia Muda itu videonya tersebar di media sosial X.

Akun media social X yang mengunggah cuplikan Anies saat memaparkan sedikit programnya yang akan ditawarkan ke warga saat pemilu 2024 mendatang yakni mengenai kebijakan Tata Ruang.

Dalam video yang diunggah oleh akun X@ronaldy596 pada itu memperlihatkan bagaimana Anies Baswedan yang menyinggung semasa kepemimpinannya di Jakarta.

Pada saat awal menjabat gubernur di Jakarta, Anies Baswedan menemukan adanya Pajak Bumi dan Bangunan yang terlampau tinggi.

Menurut Anies, dia sempat menemukan kebijakan Gubernur sebelum dirinya menjabat pernah naik hingga 500%.

Kenaikan PBB yang terlampau tinggi menurut Anies Baswedan itu merupakan bentuk pengusiran yang dilakukan pejabat secara sopan bagi penduduk yang tinggal di suatu wilayah sejak lama.

“Penduduk miskin diusir secara sopan,” ucap Anies Baswedan dalam pemasaran saat menemui Kiai Muda itu.

Disebutnya dengan pengusiran secara sopan, lantaran rakyat yang tidak kuat membayar pajak tinggi itu nantinya akan tersingkir otomatis lantaran belum melaksanakan kewajibannya.

“Rakyat satu persatu rakyat tersingkir keluar,” sebut Anies Baswedan dalam video unggahan akun X@ronaldy596.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore