Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Oktober 2023 | 20.52 WIB

Prabowo: Kita Tidak Mau Perang, tapi Negara Harus Kuat Agar Tak Diperlakukan Seenaknya

Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto berpidato saat menerima dukungan dari kelompok relawan Setia Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (7/10/2023). - Image

Calon presiden dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto berpidato saat menerima dukungan dari kelompok relawan Setia Prabowo di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (7/10/2023).

 
JawaPos.com - Bakal calon presiden (capres) Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto menegaskan, pentingnya pertahanan yang kuat agar Indonesia tidak lagi diperlakukan seenaknya oleh bangsa lain. Menurutnya, konteks pertahanan kuat bukan karena persiapan menghadapi perang semata, tapi sebagai kekuatan agar bangsa lain tidak bisa membuat Indonesia terpecah-belah.
 
"Untuk apa pertahanan yang kuat? Memangnya akan perang? Kita tidak mau perang, tapi kalau kita tidak kuat, mereka akan bikin pecah republik ini. Pulau-pulau kita yang kaya itu bisa diambil," kata Prabowo saat menghadiri deklarasi relawan Setia Prabowo, Jakarta, Sabtu (7/10).
 
Prabowo menekankan bahwa dirinya bukan mengajak publik untuk membenci dan mencurigai pihak asing, tapi lebih untuk mengingatkan kalau bangsa Indonesia harus memiliki pertahanan yang kuat agar tidak diremehkan. 
 
 
"Saya tidak mengajak untuk benci atau curiga pada orang asing. Tapi jangan kau anggap sepele, perlakukan (seenaknya," tegas Prabowo.
 
Ia pun berkali-kali menekankan 'The strong will do what they can and the weak suffer what they must', yang kuat melakukan apa yang mereka bisa, dan yang lemah menderita apa yang harus dideritakan.
 
"Pemimpin-pemimpin negara lain dari sejak kecil (diajarkan) negaramu harus kuat, bangsamu harus kuat," tegas Prabowo.
 
Prabowo menilai, banyak tokoh Indonesia, terutama pemimpin negara yang kurang memahami hal tersebut. "Banyak tokoh Indonesia, pemimpin-pemimpin kita kurang paham. Negara ini yang begitu kaya, kadang tidak mau membangun kekuatan," ujar dia. 
 
Karena lemah dalam membangun kekuatan, lanjut Prabowo, maka banyak bangsa asing yang silih berganti datang ke Indonesia, untuk berkuasa bahkan mengadu domba rakyat untuk kepentingan mereka.
 
 
"Belanda nih paling lama datang minta dagang kita kasih izin ngga pulang-pulang, karena pemimpin kita baik hatinya dan kadang kurang waspada," ujar Prabowo.
 
Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak mau dipecah belah oleh bangsa asing. Sehingga kedaulatan negara merupakan yang paling terpenting.
 
"Jadi, makanya berkeyakinan dan berkesimpulan kita tidak boleh mau dipecah belah lagi, tidak boleh diadu domba lagi, tidak boleh dipecah belah lagi. Ini anjuran saya," pungkasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore