Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan di sela-sela Rapimnas Partai Gerindra di SICC, Sentul, Bogor, Jumat (12/8). Foto: Muhammad Ridwan/JawaPos.com
JawaPos.com - Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco menjawab sindiran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang mengatakan, bakal calon presiden (Bacapres) Prabowo Subianto takut bercermin saat mengisi acara di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menurut Dasco, Prabowo Subianto mengutamakan pengabdian terhadap bangsa dibandingkan dirinya sendiri.
"Yang pertama, saya sampaikan bahwa Pak Prabowo itu sudah selesai dengan dirinya sendiri. Sekarang ini dia sudah membaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara dalam rangka mempersiapkan anak bangsa menghadapi era Indonesia Emas nanti 2045," kata Dasco kepada wartawan, Selasa (26/9).
Wakil Ketua DPR RI itu juga menilai personalitas Ketua Umum Gerindra tersebut sebagai sosok yang apa adanya dan tidak bisa dibuat-buat.
"Pak Prabowo style-nya ya begitu. Dia tidak bisa kemudian membuat-buat untuk menyenang-nyenangkan publik, tapi apa adanya. Ya itu Prabowo," katanya.
"Yang bicara tulus dari hati tidak dibuat-buat ya seperti dilihat di Mata Najwa. Intonasi nada kadang naik kadang turun ya itu natural begitu. Itu Prabowo," lanjutnya.
Sebelumnya, Hasto memberikan sindiran kapada mantan Danjen Kopassus tersebut sebagai sosok yang takut bercermin.
Hasto juga mengatakan, kualitas Ganjar Pranowo sudah terlihat dalam diskusi yang digelar di UGM dan Universitas Indonesia (UI). Hasto mengatakan kepemimpinan Ganjar terlihat dari perdebatan di diskusi tersebut.
"Dengan dukungan keluarganya dengan keberpihakannya kepada rakyat, rekam jejak prestasinya itu. Bayangkan, bercermin saja ada yang takut," ujarnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
