
UNJUK KEKOMPAKAN: Sekitar 12 ribu personel Banser menampilkan aksi koreografi pada acara resepsi puncak 1 Abad NU di Gor Delta, Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin (7/2). (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
JawaPos.com - Suara pemilih dari kalangan Nahdliyin atau kelompok nahdlatul ulama (NU) masih menjadi rebutan bagi para bakal peserta Pilpres 2024. Apalagi sebaran NU lebih banyak berada di Jawa Timur (Jatim).
Sehingga dengan kondisi itu, buktinya bacapres Anies Baswedan bersama koalisinya pun harus meminang Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Cak Imin dianggap sebagai representasi NU dan Jatim.
Kondisi itu membuat para bakal calon lain pun berupaya menyiapkan strategi yang tidak jauh berbeda. Dua kandidat lain, seperti Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo pun berusaha mendapatkan suara dari ceruk NU di Jatim
Menurut Konsultan Politik dan Direktur Eksekutif SCL Taktika Iqbal Themi, ada banyak sosok yang menjadi representasi NU dan Jatim. Para bacapres lain pun berusaha mendapatkan sosok yang dianggap menjadi bagian dari NU dan Jatim itu. Di antaranya Mahfud MD dan Khofifah Indar Parawansa.
Khusus Mahfud, Iqbal Themi menyebut memiliki akar kuat di Jawa Timur. Dia dianggap memiliki daya tarik khusus bagi pemilih di Jatim. "Secara geografis, Mahfud MD berasal dari Jawa Timur. Ini bisa menjadi faktor pendongkrak elektabilitas di sana," jelas Themi, Selasa (19/9). Selain itu, Mahfud MD dianggap memiliki latar belakang Mahfud MD bagian dari NU dan alumni pesantren.
Iqbal Themi mengakui bahwa Jawa Timur menjadi provinsi strategis, karena lumbung suara besar pemilih Islam Nahdliyin.
Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyebut nama-nama kandidat cawapres pendamping Ganjar yang selama ini ramai di publik. Yakni, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Andika Perkasa, dan Mahfud MD.
Dia lalu menyebut, sebelumnya ada nama AHY. "Tetapi, karena (partai) Demokrat sudah menentukan (koalisi) dengan Mas Prabowo, sepertinya tidak mungkin," jelas Puan Maharani setelah menghadiri Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar (Munas dan Konbes) NU di Pesantren Al Hamid, Cilangkap, Jakarta Timur kemarin (18/9).
Puan lalu menyebut nama Ridwan Kamil. Menurut Puan, Golkar juga sudah menentukan koalisi dengan Gerindra dan mendukung capres Prabowo Subianto. Munas Partai Golkar juga sudah memutuskan mengusung Airlangga Hartarto sebagai capres atau cawapres. Karena itu, tidak mungkin RK akan digandeng PDIP.
Lantas, apakah ada potensi calon pendamping Ganjar dari kalangan NU? "Mungkin saja," jawab Puan. Sebab, dari nama-nama yang sebelumnya disebutkan, ada Mahfud MD yang secara kultural adalah warga nahdliyin atau NU.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
