Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 November 2020 | 12.04 WIB

MPR Buka Bedah Buku Konstitusi dan Ruang Angkasa  

mpr ri - Image

mpr ri

JawaPos.com - Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi acara ‘Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat’ yang digelar oleh Perpustakaan MPR di Ruang Delegasi, Lt.2, Gedung Nusantara IV, Komplek Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, (4/10).

Zulhas sapaan Zukifli Hasan secara ‘daring’ mengatakan, dirinya berterima kasih dana bersyukur bisa menghadiri bedah yang berjudul "Konstitusi dan Ruang Angkasa’ karya Athari Farhani”. Sebab, meski MPR telah melakukan amandemen UUD Tahun 1945 sebanyak empat kali namun dalam bidang ruang angkasa hal demikian belum tersentuh.

Dipaparkannya dalam Pasal 33 ayat (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. “Nah yang menyangkut ruang angkasa belum ada,” tutur Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Untuk itu dirinya bersyukur bedah buku mengenai konstitusi dan ruang angkasa dibedah pada hari itu sehingga membuka wawasan dan kesadaran baru. Karena, persoalan ruang angkasa juga sangat penting. Ia mengandaikan bagaimana kalau ruang angkasa sudah seperti tanah dan laut, yakni dikapling-kapling.

"Saluran-saluran jaringan komunikasi menggunakan dan melalui ruang angkasa. Betapa pentingnya ruang angakasa,” ungkapnya.


Untuk itu menurutnya ruang angkasa perlu diatur sebab bila tidak diatur maka negara yang memiliki teknologi luar angkasa yang tinggi akan menguasainya. Terbukti, selama ini di ruang angkasa sudah terjadi persaingan antarnegara yang sangat ketat.

Buku karya mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta itu diakui sebagai sesuatu yang baru. Dia berharap buku itu menambah literatur. Disebut sumber daya alam yang ada perlu ditambah dengan ruang angkasa. “Untuk itu perlu diatur dalam konstitusi. Nah bila amandemen UUD, maka hal yang demikian perlu dipikirkan," ujarnya.

Sementara itu, Kabiro Humas Setjen MPR Siti Fauziah dalam kesempatan yang sama menyebut buku yang dibedah pada hari ini sangat menarik. “Menarik terkait dengan ruang angkasa dan konstitusi”, tuturnya. Apa yang ada di buku itu dikatakan untuk menambah ilmu bagi bangsa dan negara. “Inilah tujuan kita melakukan acara ini”, tuturnya. “Apa yang ada dari buku ini mudah-mudahan bisa bermanfaat”, tambahnya.

Kepada peserta yang mayoritas adalah mahasiswa, Siti Fauziah mengatakan, Perpustakaan MPR tetap menggelar acara itu meski di masa pandemic Covid-19. “Namun kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” tegansya.

Lebih lanjut disampaikan kepada mereka bahwa Perpustakaan MPR terbuka untuk umum. Siapa saja boleh menggunakan fasilitas yang ada. Selama digunakan untuk hal-hal yang baik dan sesuai dengan nilai-nilai 4 Pilar.

Diungkapkan, perempuan asal Bandung, Jawa Barat itu, di Perpustakaan MPR ada 17.000 buku. Hampir semua koleksinya sangat mendukung mahasiswa terutama mahasiswa Fakultas Hukum. “Bila sedang menyusun skripsi, tesis, dan disertasi, bisa berkunjung ke sini untuk mencari referensi,” paparnya.

Penulis buku, Athari Farhani mengatakan, dalam konstitusi, bangsa ini hanya mengatur bumi, air, dan yang terkandung di dalamnya. Padahal Indonesia, menurut alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), itu menganut tiga dimensi yakni darat, laut, dan udara.

"Jika udara dan angkasa tidak dimasukan ke dalam konstitusi membuat dimensi itu bukan masuk dalam wilayah penguasaan negara," ujarnya.

Lebih lanjut dipaparkannya, aturan ruang angkasa yang ada di konvensi internasional yang telah diratifikasi maupun regulasi yang mengatur pemanfaatan ruang angkasa belum diatur secara tegas. Padahal ruang angkasa saat ini berhubungan erat dengan hajat hidup orang banyak, yakni pemanfaatan GSO (‘geo stationary orbit’).

"Dari sinilah, saya berusaha menyadarkan pemerintah pentingnya mengatur sumber daya alam ruang angkasa yang selanjutnya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore