Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 14 September 2023 | 15.53 WIB

Sindir Partai Buruh, NasDem: Fokus Saja Cari Kursi di Parlemen, Tak Perlu Urusin Anies!

Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Nasdem Ahmad Sahroni - Image

Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Nasdem Ahmad Sahroni

JawaPos.com - Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Nasdem Ahmad Sahroni merespons keputusan Partai Buruh yang enggan mendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Sahroni meminta, partai yang dipimpin Said Iqbal itu untuk fokus dalam menghadapi gelaran Pemilu 2024. 
 
Sehingga, bisa mendapatkan kursi di parlemen setidaknya memenuhi persyaratan ambang batas parlemen empat persen. 
 
"Partai Buruh konsen saja dengan proses ke depannya untuk dapetin kursi di parlemen. Itu kayanya lebih bagus daripada urusin Anies," kata Sahroni kepada wartawan, Kamis (14/9). 
 
 
Ia pun mengimbau, agar Partai Buruh untuk tak merecoki internal partai politik lain. Hal ini sekaligus merespons pernyataan Said Iqbal yang tidak mendukung Anies karena ada sebuah pengkhianatan ke Partai Demokrat. 
 
"Lah, apa hubungannya dengan partai yang akhirnya mundur untuk tidak dukung Anies," ucap Sahroni.
 
Sebelumnya, Partai Buruh secara tegas menyatakan tidak akan mendukung Anies Baswedan pada gelaran Pilpres 2024. Keputusan ini berdasarkan rapat DPP Partai Buruh, yang digelar pada 11 September 2023.
 
 
“Keputusannya 11 September 2023 kemarin, mengeliminasi nama Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024,” ungkap Said Iqbal di Jakarta, Rabu (13/9).
 
Said Iqbal menjelaskan, terdapat dua alasan pihaknya mengeliminasi Anies Baswedan. Pertama, ia menyinggung Anies Baswedan yang dinilai telah berkhianat kepada Partai Demokrat.
 
"Kawan-kawan buruh berpendapat, belum jadi presiden saja sudah tidak amanah. Kawan seiring dan sejalan sudah tusuk dari belakang," ucap Said.
 
 
Alasan kedua, lanjut Said Iqbal, karena pergerakan yang dibuat juru bicara Anies Baswedan, Sudirman Said telah mengobok-obok elite di internal Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) terkait dukungan terhadap Anies.
 
"Karena itu sikap Sudirman Said yang mengobok-obok KSPI rupanya mempengaruhi negatif di internal KSPI dan FSPMI sebagai salah satu unsur Partai Buruh. Sehingga dieliminasi ditarik dukungannya," pungkasnya. 
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore