
Ketua Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman (tengah), didampingi Hakim Konstitusi Arief Hidayat (kedua kanan), Wahiduddin Adams (kanan), Saldi Isra (Kedua kiri), Enny Nurbaningsih (kiri), saat memimpin sidang sidang uji materiil Undang-Undang
JawaPos.com – Gugatan terhadap syarat usia capres dan cawapres ke Mahkamah Konstitusi (MK) belakangan makin banyak. Tidak hanya mereka yang mengajukan tuntutan agar usia kandidat diturunkan di bawah 40 tahun. Terbaru, ada penggugat yang meminta batas usia maksimal calon adalah 70 tahun dan 65 tahun.
Pakar hukum tata negara I Dewa Gede Palguna mengatakan, pemanfaatan MK sebagai peradilan politik tidak bisa dihindari. ”Pertimbangan putusan harus hukum, bukan pertimbangan politik,” ungkap pria yang juga mantan hakim MK itu.
Ke depan, dia memperkirakan MK terus digunakan untuk legitimasi kepentingan politik. Dengan maraknya gugatan usia capres-cawapres, Palguna menilai sudah selayaknya MK menolak semua gugatan. Sebab, persyaratan usia itu merupakan ranah pembentuk UU. ”Bukan MK. Usia pada jabatan tertentu menggunakan basis kebutuhan, bukan konstitusionalitas,” paparnya.
Palguna juga mengingatkan filosofi pembentukan lembaga MK. Yakni, sebagai negative legislation atau penganulir norma undang-undang (UU) yang melanggar konstitusi. Bukan sebagai positive legislation atau pembuat norma UU yang menjadi kewenangan eksekutif dan legislatif. (far/lum/c19/hud)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
