Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 17 Agustus 2023 | 23.02 WIB

Trending di Twitter, Pernyataan Hashim Soal Restu Jokowi Dianggap Bisa Tingkatan Tensi Politik di Pemilu 2024

Direktur Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi, Hashim Djojohadikusumo mengatakan, PAN dapat jatah kursi tujuh menteri, sedangkan PKS enam kursi menteri.

JawaPos.com - Dugaan pencatutan nama Presiden RI, Joko Widodo oleh adik kandung Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo masuk trending topik Indonesia. Kabar politik itu sempat ada di urutan kedua di jejaring Twitter.  

Terpantau hingga memasuki pukul 14.00 WIB, para netizen terus mengkritik dugaan penyebaran informasi bohong alias hoaks oleh Hashim terkait dukungan Partai Golkar ke Prabowo atas arahan Presiden Jokowi.  

Netizen beranggapan bahwa pernyataan Hashim yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra itu dapat menimbulkan tensi ketegangan politik meningkat pada Pemilu 2024 mendatang.

“Jangan gitu pak, malah meningkatkan tensi ketegangan politik nih..” tulis akun centang biru @MakmumMsjd.

Tidak hanya itu, dugaan penyebaran informasi hoaks oleh Hashim ini juga dirasa sangat merugikan serta mencoreng nama baik Jokowi. Apalagi, Jokowi dalam banyak kesempatan sudah menegaskan bahwa dirinya tak terlibat dalam praktek dukung mendukung atau koalisi partai politik di Indonesia.  

“Presiden Jokowi juga telah membantah melalui pernyataannya di media online bahwa dia tidak pernah memberikan restu/izin kepada Golkar untuk dukung Prabowo Subianto. Kami meminta Hashim untuk membersihkan nama baik dan meminta maaf kepada Jokowi,” cuit akun @MHSutrisna1.

“Berpolitik boleh asal jangan sampai merugikan yang lain,” timpal akun @MelaniLalita.

Hashim Djojohadikusumo sendiri telah dilaporkan ke Mapolresta Kendari buntut dugaan penyebaran informasi bohong alias hoaks ini oleh Aliansi Mahasiswa Sultra Pendukung Jokowi.

Kapolresta Kendari, Kombes M. Eka Fathurrahman mengatakan, bahwa laporan kasusnya kemudian akan dilimpahkan ke Bareskrim Polri.

“Akan dikirim (laporan) ke Ditreskrimum Polda Sultra untuk selanjutnya diteruskan ke Bareskrim Polri atau ke Polda Metro Jaya guna dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan,” katanya, Rabu (16/8).

Dugaan pencatutan ini bermula saat diskusi konsolidasi Relawan Prabowo, secara daring, Kamis, (10/8). Hashim bilang Prabowo menerima kunjungan Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto yang didampingi Sekretaris Jenderal Lodewijk Freidrich Paulus, dan Bendahara Umum Dito Ganinduto. 

Dia menyebut usai pertemuan itu, dua pimpinan parpol itu menunjukkan senyum sumringah. Ia menuturkan rencana dukungan PAN dan Golkar kepada Prabowo sudah dapat restu Presiden Jokowi. 

"Waktu keluar, sinyalnya semua senyum-senyum, Pak Prabowo, Pak Muzani, senyum-senyum. Pak Airlangga, Pak Lodewijk dan Pak Dito juga senyum. Ternyata, mereka menyatakan mau dukung Pak Prabowo. Dan seizin dan restu dari Pak Jokowi. Itu saya bisa katakan," tutur Hashim.

Namun, Jokowi telah menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara perihal Partai Golkar dan PAN yang melabuhkan dukungannya ke bakal calon presiden (capres) yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Jokowi mengatakan hal itu merupakan urusan partai-partai politik.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore