Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 November 2015 | 19.30 WIB

Resmi Pimpin HKTI, Fadli Zon Janjikan Petani Bakal Lebih Melek Teknologi

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon yang kini menjadi ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2015-2020. - Image

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon yang kini menjadi ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2015-2020.

JawaPos.Com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon terpilih secara aklamasi menjadi ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) periode 2015 - 2020. Melalui musyawarah nasional (munas) VIII HKTI di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/11), Fadli resmi memimpin organisasi wadah para petani itu menggantikan Prabowo Subianto.



Sebagaimana siaran pers panitia Munas VIII HKTI, Jumat (20/11), 33 dewan pimpinan daerah dan 481 dewan pimpinan cabang yang hadir sebagai peserta di acara 5 tahunan itu sepakat memilih Fadli untuk menjadi ketua umum. Fadli pun saat berpidato sebagai ketua umum langsung menyodorkan rencananya untuk HKTI dalam 5 tahun ke depan.



Menurut Fadli, sektor pertanian tidak bisa disepelekan. Sebab, pertanian bukan hanya menjadi sumber pangan, tapi juga energi. “Oleh karenanya sangat keliru jika kita menyepelekan sektor pertanian,” ujarnya.



Ia menambahkan, HKTI harus terus meningkatkan kapasitas petani baik dari sisi keterampilan, manajerial, ataupun penguasaan teknologi. Menurutnya, sudah bukan masanya lagi petani terjebak pada persoalan klasik karena kurang terampil, tak menguasai urusan manajerial dan bahkan ketinggalan teknologi.



"Itu sebabnya HKTI sangat concern pada upaya peningkatan kapasitas petani, baik skill teknis, manajerial, maupun adopsi teknologi," katanya.



Fadli merinci, pada tahun 2014 saja pertanian masih mampu menyerap 35,76 juta pekerja, atau sekitar 30,2 persen dari total angkatan kerja. “Jadi kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional rata-rata 10,26 persen dengan pertumbuhan sekitar 3,9 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan sektor manufaktur,” ulasnya.



Karenanya ia optimistis jika sektor pertania bisa dikelola secara baik maka perekonomian nasional pun bisa terangkat. “Sektor pertanian merupakan motor pertumbuhan daya beli masyarakat,” tandasnya.(ara/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore