
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Ketua Bappilu NasDem Enggartiasto Lukita dalam pembukaan rapat kerja nasional Partai NasDem di Jakarta, Senin (21/9) malam.
JawaPos.Com - Presiden Joko Widodo hadir pada pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) Partai NasDem di Jakarta, Senin (21/9) malam. Jokowi -sapaannya- memang diundang untuk membuka rakernas partai pimpinan Surya Paloh itu.
Karenanya, Jokowi pun mendapat kesempatan untuk berpidato sekaligus memukul gong tanda pembukaan rakernas NasDem. Dalam pidatonya, Jokowi menyinggung tentang pentingnya ideologi bagi setiap pemimpin.
Namun, ada yang menarik saat politikus PDI Perjuangan berpidato. Beberapa kali ia menyebut nama Surya Paloh dengan sebutan kakanda.
Entah apa yang membuat Jokowi berkali-kali memanggil Surya dengan sebutan kakanda. Dalam bahasa Jawa, arti kakanda ini merujuk pada penghormatan kepada kakak.
Jokowi sudah menyebut Surya dengan panggilan kakanda sejak memulai pidatonya. Ada tiga kali Jokowi menyebut kakanda ke Surya.
"Yang saya hormati tuan rumah Ketua Umum Partai Nasdem Kakanda Bapak Surya Paloh," ujarnya yang langsung disambut tepuk riuh peserta rakernas.
Sebutan kakanda yang kedua ketika Jokowi menyinggung tagline gerakan perubahan yang diusung NasDem. “Negara kita butuh gerakan perubahan restorasi Indonesia. Seperti yang sudah disampaikan ketua umum Kakanda Surya Paloh," ucapnya.
Dan yang ketiga kalinya saat Jokowi berbicara mengenai kondisi perekonomian. "Seperti yang disampaikan ketua umum Kakanda Surya Paloh, negara kita sedang alami perlambatan ekonomi," tutur Jokowi.
Sedangkan Surya saat berpidato mengatakan, sejatinya stabilitas ekonomi tidak bisa berdiri sendiri. Sebab, ekonomi juga terkait dengan stabilitas politik. "Keduanya berkaitan erat seperti dua sisi mata uang yang bersimbiosis satu sama lain," ujarnya.
Karenanya dia juga meminta para kadernya memosisikan diri sebagai partai yang memberikan dukungan sepenuhnya untuk keberhasilan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. "Merasa amat perlu untuk ambil langkah strategis yang beri implikasi positif bagi keutuhan dan kepercayaan masyarakat yang terus menerus untuk jalannya pemerintah yang lebih efektif," jelasnya.
Surya melanjutkan, para kader NasDem harus bisa lebih dekat dan berkomunikasi dengan konstituen, serta harus menjelaskan kondisi objektif yang sebenarnya. "Pendekatan akal sehat untuk berpikir secara realistis," cetusnya.(rka/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
