Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2015 | 01.45 WIB

Amien Setuju PAN Dukung Pemerintah karena Jokowi Tak Sehebat Bung Karno

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. - Image

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais.

SLEMAN - Tokoh pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais buka suara soal keputusan partainya merapat ke pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, langkah PAN itu merupakan cara untuk membantu Jokowi -sapaan Joko Widodo- menghadapi persoalan yang sangat berat.





Ketua dewan kehormatan PAN itu mengatakan, perlu kebersamaan dalam menghadapi krisis.  "Pak Jokowi tidak sehebat Bung Karno, itu pasti," ujarnya dalam jumpa pers di rumahnya, Sawit Sari, Sleman, Yogyakarta, Kamis (3/9).



Amien lantas menceritakan proses pengambilan keputusan di PAN sehingga berbalik haluan dari Koalisi Merah Putih (KMP) ke barisan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Selasa (1/9) malam lalu, katanya, ada acara  ulang tahun di rumah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di perumahan pejabat tinggi negara, Widya Candra, Jakarta Selatan.



Amien yang hadir dalam acara di rumah besannya itu lantas diajak masuk ke dalam untuk bicara. Sebab, ada rencana Zulkifli yang juga ketua MPR RI hendak bertemu Jokowi.



“Saya lalu diajak masuk ke dalam dan dibicarakan tentang dia (Zulkifli, red) akan ketemu Mas Jokowi. Tentu ada apa dan dapat apa. Itu politik," ujarnya.



Menurutnya, langkah politik PAN itu hanya ikhtiar jangka pendek demi membangun koalisi besar. “Pak Jokowi dengan KIH dan PAN walaupun bergabung, masih memikul beban terlalu berat," paparnya.



Amien pun member warning agar PAN tak sungkan-sungkan menarik diri jika gagal mewujudkan koalisi besar. Sebab, yang dihadapi adalah kekuatan dari luar yang hendak memecah belah persatuan nasional. "Kalau ini tidak ke koalisi besar lagi, tidak perlu malu untuk PAN menarik diri," imbuhnya.



Lantas bagaimana dengan mitra koalisi PAN di KMP seperti Golkar dan Gerindra? Amien mengaku sempat membicarakannya dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie.



Bekas ketua MPR itu bahkan mengaku sudah membicarakan soal upaya membangun koalisi besar dengan pemerintah sejak Ramadan lalu. "Mengapa tidak membuka komunikasi yang enak dan menguntungkan. Intinya suasana sudah berat terasa, tangan luar sedang acak-acak negeri ini. Kita bisa sharing untuk mengatasi permasalahan,” ucap Amien menirukan ucapannya ke Prabowo dan Aburizal.



Namun, ajakannya ternyata ditolak. “Mungkin merasa masih cukup kuat," tandasnya.(riz/radarjogja/ara/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore