
Ketua KPK, Agus Rahardjo
JawaPos.com - Tensi Partai Hanura dengan Ketua KPK, Agus Rahardjo tengah memanas. Keladinya lantaran Agus menyebut Ketua Umum Mereka, Oesman Sapta Odang (OSO) seperti "banci". Sontak, pernyataan Agus ini dikecam para elite Hanura.
"KPK fokus saja urus pemberantasan korupsi. Tangkap koruptor kakap. Saya mengecam keras dan mendesak ketua KPK untuk segera minta maaf ke publik terkait pernyataannya pada ketum kami," kata Ketua DPP Hanura, Ketut Wirawan kepada Kantor Berita RMOL Jakarta (Jawa Pos Grup), Jumat (5/5).
Wirawan menegaskan, apa yang disampaikan Agus sangat tidak etis dan diluar kepatutan. Bahkan Agus seakan ingin membuat gaduh suasana.
"Sangat tidak etis dan diluar batas kewajaran. Janganlah sebagai penegak hukum membuat opini yang bikin gaduh apalagi menjelekan lembaga negara," tegas Wirawan.
Lebih lanjut, Wirawan menegaskan rangkap jabatan OSO sama sekali tidak melanggar peraturan perundang-undangan.
"Kalau kaitannya rangkap jabatan Pak OSO sebagai Ketua Umum Hanura dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah, tidak ada satupun undang-undang yang dilanggarnya. Jadi apa urusannya pakai sebut banci segala," tegas Wirawan.
Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo menilai rangkap jabatan OSO itu salah kaprah. Sebab DPD itu dibentuk untuk mewakili kepentingan daerah.
Agus merasa bingung jika seseorang yang duduk sebagai anggota DPD atau pimpinan DPD, dalam kesempatan yang sama juga tercatat sebagai anggota partai dan bahkan pimpinan pucuk partai. Agus berharap ada pembatas yang jelas terkait daerah dan partai.
"Kasusnya Pak OSO, jadi seperti banci kan ini. Ini daerah kok ada unsur partainya," kata Agus dalam sebuah diskusi di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (4/5).(ipk/rmol/mam/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
