
Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini baru menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam dugaan korupsi kuota haji, keduanya yakni mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Sementara itu, belum ada pihak swasta yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Menanggapi hal ini, Ketua KPK Setyo Budiyanto, menjelaskan penetapan tersangka sepenuhnya bergantung pada hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti. KPK memastikan akan mengembangkan kasus dugaan rasuah yang ditaksir merugikan keuangan negara lebih dari Rp 1 triliun.
“Semua pasti dari hasil pemeriksaan, dari pembuktian, dari keterangan, dokumen, dan saksi-saksi yang lain. Untuk saat ini baru dua (tersangka), nanti masalah perkembangannya ya kita lihat saja,” kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/2).
Baca Juga: Manuver Jitu Bernardo Tavares! Pangkas Pemain Balkan Persebaya Surabaya, Sisakan 3 Figur Penting!
Hingga saat ini, sejumlah pihak swasta yang telah diperiksa mayoritas berasal dari biro travel haji dan umrah. Bahkan, ratusan travel penyelenggara ibadah haji dan umroh telah dimintai keterangan.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan telah memeriksa sebanyak 350 travel dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024.
“Sampai dengan saat ini sudah lebih dari 350 travel (biro penyelenggara haji) yang diperiksa,” ujar Budi.
Salah satu pemilik biro travel yang sempat masuk daftar pencegahan ke luar negeri adalah Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro perjalanan haji dan umrah Maktour. Namun, karena yang bersangkutan masih berstatus sebagai saksi, KPK tidak memperpanjang masa pencegahan ke luar negeri.
Menurut Budi, langkah tersebut sesuai dengan ketentuan dalam KUHAP yang baru. Pencegahan ke luar negeri hanya dapat diberlakukan terhadap pihak yang telah berstatus sebagai tersangka atau terdakwa.
“Kalau kita melihat pada KUHAP yang baru, cegah luar negeri hanya bisa dilakukan kepada tersangka ataupun terdakwa,” pungkasnya.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Jude Bellingham dan Harry Kane Cadangan! Ini Susunan Pemain Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
