
Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai
JawaPos.com - Penetapan Setya Novanto sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuat posisi Golkar tengah di ujung tanduk. Politikus Partai Golkar Yorrys Raweyai mengatakan, saat ini partai berlogo pohon beringin ini perlu diselamatkan. Caranya dengan mencari pengganti Setya Novanto yang menjabat ketua umum.
Sebab, katanya, tahun 2018 dan 2019 sudah memasuki tahun politik dengan adanya Pilkada, Pileg, dan Pilpres. "Sehingga tidak ada alternatif lain bahwa segera harus ada perubahan dalam waktu yang secepat-cepatnya," ujar Yorrys saat dihubungi, Jumat (17/11).
Menurut Yorrys, pengganti Setya Novanto harus mengikuti atau mendapat persetujuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebab selama ini partai yang identik dengan warna kuning ini telah jauh-jauh hari mendukung segala bentuk kebijakan pemerintah.
"Golkar kan user-nya, sekarang itu pemerintah negara. Jadi kita tinggal lihat gesturnya Jokowi saja mau ke siapa," katanya.
Yorrys mengaku sampai saat ini ada satu nama yang dinilai cocok mengantikan Setya Novanto, yakni Menteri Perindustrian Airlanga Hartarto.
"Sekarang itu kelihatannya Airlangga Hartarto," ungkapnya.
Partai Golkar, Yorrys menyarankan, jangan menunda untuk melakukan konsolidasi. Sebab, setelah dua kali ditetapkan tersangka oleh KPK, menunjukan Golkar perlu kepemimpinan yang baru. "Jelas dong sudah jelas maka ke depan lakukan konsolidasi," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
