
Mobil baracuda dan water canon tampak bersiaga di sekitar kantor DPP Partai Golkar, Rabu(11/10).
JawaPos.com - DPP Partai Golkar mendadak dijaga ketat oleh ratusan polisi dari kesatuan Brimob. Mereka tampak menyebar di beberapa titik, ada yang di bagian depan atau luar DPP Golkar, dan ada pula yang berjaga di bagian belakang.
Pantauan JawaPos.com di lokasi, tampak sudah terparkir mobil baracuda dan water canon milik polisi. Bahkan pengamanan di DPP Golkar pun sangat ketat. Berbanding terbalik seperti biasanya. Setiap orang yang memasuki Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta diperiksa identitasnya oleh petugas kepolisian.
"Identitasnya tunjukan mas, ini sudah peraturan dari atasan," ujar salah seorang anggota kepolisian saat meminta wartawan menunjukan identitasnya di lokasi, Rabu (11/10).
Sementara, saat dikonfirmasi terpisah, Kapolsesk Palmerah, Kompol Armunanto Hutahaen mengatakan, sebanyak 500 personel kepolisian disiagakan berjaga di DPP Partai Golkar.
"Ada 500 personel dari Polda dan juga Polres Jakarta Barat," katanya singkat.
Sementara, ketika ditanya apa tujuan adanya mobil baracuda dan water canon disiagakan beserta 500 personel, Armunanto Hutahaen mengatakan, itu adalah bagian dari prosedur. Sehingga di DPP Golkar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.
"Itu hanya protab saya, karena kita ingin warga merasa aman," katanya.
Sekadar informasi, Partai Golkar menyelenggarakan rapat pleno di DPP, Slipi, Jakarta Barat. Rapat ini sedianya membahas mengenai mengenai persiapan HUT Partai Golkar ke-53 dan Rakernas Partai Golkar. Rencananya acara itu akan dilakukan sekira pukul 14.00 WIB.
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, dalam rapat tersebut rencanakan akan dipimpin langsung oleh ketua umum Setya Novanto.
"(Setya Novanto) sudah confirm memimpin rapat pleno," ujar Ace Hasan Syadzily saat dikonfirmasi, Rabu (11/10).
Ace Hasan Syadzily juga tidak menutup kemungkinan dalam rapat pleno itu akan dibacakan juga, mengenai pemecatan Yorrys Raweyai dari Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Partai Golkar.
"Lihat saja nanti. Resminya biar Novanto yang menjelaskan," kata Ace Hasan Syadzily.
Sementara, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji juga membenarkan bahwa rapat hari ini akan dipimpin oleh Setya Novanto. "Kabarnya ketua umum Setya Novanto yang memimpin karena Ketua Harian Nurdin Halid masih ada di Jepang," kata Sarmuji.
Rapat pleno itu juga akan menyampaikan banyak hal mengenai perombakan struktur kepengurusan, di mana Yorrys Raweyai sudah dicopot jadi Korbid Polhukam yang digantikan oleh Eko Wiratmoko. Termasuk juga membahas mengenai isu-isu yang berkembang saat ini di internal partai berlogo pohon beringin ini.
"Mungkin akan menyampaikan perihal revitalisasi," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
