
Uruguay, juara Copa America 2011 akan ditantang Portugal sang juara Piala Eropa 2016.
JawaPos.com - Dua jawara benua bakal berada dalam satu lapangan di babak 16 besar Piala Dunia 2018. Portugal, juara Piala Eropa 2016, akan menantang juara Copa America 2011, Uruguay. Laga yang tersaji di Stadion Fisht, Sochi, ini akan menjadi pembuktian wakil benua mana yang pantas ke babak berikutnya. Ini merupakan pertemuan pertama kedua tim di ajang Piala Dunia.
Uruguay tengah berada di grafik permainan yang menjanjikan. Setelah menang 1-0 dalam dua laga melawan Arab Saudi dan Mesir, La Celeste tampil nyaris sempurna justru saat bertemu tim yang lebih berat. Tuan rumah Rusia dihajar dengan tiga gol tanpa balas di laga penutup Grup A.
Minggu (1/7) dini hari nanti, pasukan Uruguay ingin melanjutkan tren positif mereka. Dengan sejumlah perbaikan, terutama di lini belakang, pelatih Oscar Tabarez siap memulangkan Portugal dari Rusia.
"Kami harus meningkatkan performa dengan cepat, karena laga di babak 16 besar akan sangat sulit," jelas Tabarez di BBC.
"Bagi saya pribadi, cawan suci di sepak bola tak lain dari kata 'keseimbangan'. Ketika kami menyerang, kami harus mampu menyerang (dengan baik). Tapi hal itu tidak muncul dari sebuah perkiraan nggak jelas," imbuh dia.
Menghadapi Portugal memang tidak bisa dilakukan secara sembarang. Meski punya performa yang kurang meyakinkan, Seleccao cenderung tampil lebih baik ketika menghadapi lawan yang seimbang. Terlihat saat mereka menahan seimbang Spanyol tapi juga seri dengan Iran di laga
terakhir.
Kubu Portugal juga menyadari Uruguay bukan lawan yang mudah. Terutama melihat hasil yang diraih di fase grup. Tapi dengan persiapan yang matang, pelatih Fernando Santos yakin skuad asuhannya akan meraih hasil positif di laga dini hari nanti.
"Kami siap untuk menghadapi Uruguay. Apa yang kami telah lakukan adalah untuk mengetahui lawan berat kami dengan baik. Dengan segala hormat, kami menyiapkan diri dengan baik dan berpikir apa yang harus kami lakukan di laga nanti," sebut Santos di laman resmi FIFA.
Menurut Santos, laga melawan Uruguay adalah pertemuan dua tim yang diperkuat banyak pemain hebat. Baik Portugal maupun Uruguay pasti akan sama-sama berusaha meraih kemenangan.
"Saya yakin Portugal (akan) menang. Saya tetap yakin meski Uruguay adalah sebuah tim yang kuat," lanjut dia.
Khusus melawan Portugal, striker Andre Silva punya target tersendiri. Dia ingin menjadi pemain pertama di Piala Dunia yang mampu mencetak gol ke gawang La Celeste.
"Uruguay belum mengalami kebobolan di fase grup. Saya berharap nanti kami menjadi tim pertama yang merusak tembok kuat mereka," kata Andre Silva.
Ada banyak target yang dicanangkan kedua kubu. Target yang bakal membuat laga dini hari nanti bakal menghadirkan tensi tinggi.
Seperti kata Tabarez, keseimbangan menjadi kunci dari laga kali ini. Tim yang mampu menjaga keseimbangan permainan lebih baik, mereka yang berhak menepuk dada di akhir laga.
Pertemuan Terakhir
26/06/96: Portugal 3-0 Uruguay
02/07/72: Uruguay 1-1 Portugal

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
