
David de Gea mendapat kritikan dari kapten tim Spanyol, Sergio Ramos.
JawaPos.com - Spanyol harus mengubur impian mereka kembali berpesta di akhir Piala Dunia. Tidak seperti yang pernah mereka rasakan di edisi 2010, La Furia Roja kembali pulang sebelum turnamen kelar.
Rusia jadi tim yang membuat pulang tim besutan Fernando Hierro ini, Minggu (1/7) malam. Setelah ditahan imbang di waktu normal dan perpanjangan waktu, Spanyol dipaksa takluk lewat adu penalti. Tak heran jika kemudian banyak yang menilai sumber petaka Spanyol mengarah kepada sosok di bawah mistar.
Ya, David de Gea jadi kambing hitam dari kegagalan Spanyol. Hal ini tak lepas dari buruknya penampilan kiper utama Manchester United ini sepanjang gelaran Piala Dunia 2018. Aksi-aksi apik De Gea bersama Setan Merah sepanjang musim, seperti lenyap tak berbekas.
Dimulai sejak melawan Portugal di laga pertama fase grup. Gol kedua Cristiano Ronaldo jelas dan tegas menjadi kesalahan De Gea dalam menangkap bola. Dalam laga tersebut, De Gea tiga kali dibobol Ronaldo. Salah satunya dari titik penalti.
Hal ini berlanjut di laga kontra Iran, Maroko, dan saat bertemu Rusia di babak 16 besar. Menurut catatan Marca, dari 7 tembakan yang mengarah kepada dirinya, De Gea hanya bisa menepis satu tendangan saja.
Lain itu, dalam 4 laga yang telah dilakoni, De Gea hanya bisa sekali mengamankan gawangnya dari kebobolan yaitu saat bertemu Iran. Andai gol Iran tak dibatalkan oleh wasit setelah melihat rekaman VAR, dapat dipastikan catatan De Ge akan lebih buruk lagi.
Catatan ini, masih menurut Marca, merupakan torehan terburuk seorang kiper dalam mementahkan tendangan lawan di Piala Dunia sejak 1966. De Gea menjadi kiper paling sedikit menahan tembakan lawan yang mengarah tepat ke gawangnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
