Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 3 Desember 2023 | 16.20 WIB

Piala Dunia U-17 Resmi Berakhir, Erick Thohir Soroti Pentingnya Pembinaan Pemain Muda Indonesia

Presiden FIFA Gianni Infantino (kanan) dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan pertandingan final Piala Dunia U-17 2023 antara Timnas Jerman melawan Timnas Prancis di Stadion Manahan, Solo.

JawaPos.com - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Ketum PSSI) Erick Thohir menyampaikan pelajaran berharga yang dapat diambil oleh Indonesia dari penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023, terutama pembinaan pemain muda.

Erick Thohir menyoroti pentingnya pendekatan serius terhadap pembinaan pemain muda sebagai landasan untuk membentuk Tim Nasional (Timnas) senior yang solid.
 
Menurutnya, Piala Dunia U-17 2023 menjadi contoh nyata bagaimana pembinaan pemain muda yang berkesinambungan dapat menjadi kunci keberhasilan di level internasional.

"PSSI mendapat pelajaran banyak dari Piala Dunia U-17, tak hanya sebagai pengelola event tapi juga pemikiran masa depan berkaitan dengan pembinaan pemain muda," kata Erick Thohir dalam keterangan resmi sebagaimana dikutip dari ANTARA, Minggu (3/12).

Gelaran Piala Dunia U-17 2023 resmi berakhir dengan Timnas Jerman U-17 keluar sebagai juara setelah pertandingan final yang dramatis melawan Prancis di Stadion Manahan Solo, Sabtu (2/12).

Kemenangan Jerman dalam adu penalti dengan skor 4-3 mengakhiri turnamen Piala Dunia U-17, setelah pertandingan berakhir imbang 2-2 selama waktu normal dengan catatan prestasi yang mengesankan.

"Jerman pantas menjadi juara. Semenjak babak penyisihan, grafik performa mereka (Jerman) terus menanjak. Mereka menyingkirkan tim kuat Spanyol (di perempat final) dan Argentina (di semifinal) sebelum akhirnya bersua Prancis di laga puncak," ujar mantan Presiden Inter Milan tersebut.
 
Baca Juga: Kemenangan Jerman atas Prancis Lewat Adu Penalti Bukan Pertama Kali Terjadi di Piala Dunia U-17, Berikut Buktinya

Erick Thohir yang juga menjabat sebagai Menteri BUMN tersebut mengapresiasi grafik performa Jerman sepanjang turnamen.
 
Anak asuh Christian Wueck itu berhasil mengalahkan tim-tim tangguh, seperti Spanyol di perempat final dan Argentina di semifinal sebelum melawan Prancis di laga puncak.

"Pertandingan yang benar-benar mendebarkan. Final yang klimaks. Prancis menunjukkan mentalitas tidak mengenal menyerah. Walau tertinggal mereka bisa mengejar skor untuk memaksakan pertandingan disudahi dengan adu penalti," kata Erick yang juga menjadi Ketua LOC Piala Dunia U-17 tersebut.

Dengan hasil ini, Jerman berhasil meraih gelar juara Piala Dunia U-17 untuk pertama kalinya sejak keikutsertaannya pada tahun 1985.
 
Selain itu, dia juga menyatakan apresiasinya terhadap mentalitas juara yang ditunjukkan oleh Prancis meski sempat tertinggal dua gol.
 
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore