
Pesepak bola Timnas Jepang ber selebrasi Rento Takaoka (kiri) usai mencetak gol ke gawang Timnas Polandia pada pertandingan fase Grup D Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/11/2023). HARITSAH ALMUDA
JawaPos.com – Yang akan dihadapi tim U-17 dari negara yang tim seniornya merupakan juara dunia sekaligus peringkat pertama ranking FIFA. Tapi, tak tampak ketegangan di skuad Jepang U-17.
Dalam sesi latihan yang sempat disaksikan Jawa Pos di 15 menit pertama (sesuai peraturan FIFA) di Lapangan Sarana Olahraga Ganesa (Saraga) ITB, Kota Bandung, kemarin (13/11), para pemain Samurai Biru Muda bahkan sempat mengerjai sang pelatih, Yoshiro Moriyama, dengan mengguyur kepalanya. Itu bentuk ucapan selamat untuk Moriyama yang kemarin dilakukan sebagai bentuk perayaan ulang tahun ke-56 sang pelatih yang persisnya jatuh pada 9 November.
Bisa jadi keceriaan itu buntut kemenangan 1-0 atas Polandia U-17 di laga pertama grup D. Di sisi lain, sang calon lawan, Argentina, justru kalah 1-2 dari Senegal U-17.
”Hal-hal seperti ini (keceriaan di sela latihan) cara untuk memperkuat soliditas tim. Kami fokus pertandingan demi pertandingan saja dan berusaha melakukan yang terbaik di tiap pertandingan,” kata gelandang Jepang U-17 Gaku Nawata yang ditemui di mixed zone seusai latihan.
Meski kalah di laga pertama, pelatih maupun pemain skuad Jepang U-17 sama-sama menganggap Argentina U-17 yang akan mereka hadapi malam ini di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, tetaplah tim berbahaya. ”Pertandingan melawan Argentina akan menjadi langkah besar bagi kami untuk lolos dari fase grup,” kata Moriyama.
Salah satu pemain Argentina U-17 yang paling diwaspadai Jepang adalah Claudio Echeverri. Gelandang River Plate itu dijuluki ”Si Iblis Kecil” karena postur dan kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar.
Bahkan ada yang menyebutnya sebagai titisan Lionel Messi. Echeverri juga pernah dipanggil pelatih Lionel Scaloni untuk berlatih dengan timnas Argentina.
Gelandang Yumeki Yoshinaga mengakui kehebatan Echeverri. Pemain yang menjadi man of the match melawan Polandia U-17 itu menyatakan bahwa Si Iblis Kecil menjadi salah satu pemain yang paling mungkin memunculkan ancaman, selain winger Santiago Lopez.
”Dia adalah pemain yang benar-benar dapat memecahkan kebuntuan. Jadi, jangan sampai kami membiarkan dia melakukan itu,” katanya.
Diego Placente, pelatih Argentina U-17, juga menyebut Jepang U-17 sebagai tim tangguh. Selain memiliki kerja sama dan kekompakan yang baik, Samurai Biru dihuni pemain muda berbakat yang dipimpin Gaku Nawata.
Nawata adalah aktor utama di balik kegemilangan Jepang U-17 menjuarai Piala Asia U-17 2023. Dia menjadi pencetak gol terbanyak turnamen dengan torehan 5 gol.
”Jepang memiliki tim yang sangat baik, sangat terorganisasi, dan kuat. Tapi, saya yakin dengan apa yang kami miliki, terutama permainan tim saat sudah berhasil mencetak gol,” ucapnya. (drw/c19/ttg)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
