
Timnas Brasil U-17 merayakan selebrasi ketika berhasil membobol gawang Iran U-17, meski akhirnya kandas 2-3 di laga pembuka Grup C Piala Dunia U-17. Brasil kini fokus menghadapi Kaledonia Baru U-17.
JawaPos.com – Timnas Brasil U-17 sudah melupakan kekalahan atas Iran U-17 di laga pertama Grup C Piala Dunia U-17 2023. Kini, Brasil U-17 siap menatap kemenangan saat melawan Kaledonia Baru U-17.
Pertandingan kedua fase grup ini berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (14/11), pukul 16.00 WIB.
Pelatih Brasil U-17, Phelipe Leal, mengungkapkan semua kembali 0-0 lagi. Jadi, sang juara bertahan melupakan kekalahan dan siap menatap kemenangan saat menghadapi Kaledonia Baru U-17.
"Lawan Kaledonia Baru, kita mulai 0-0 lagi. Kami sudah melupakan kekalahan lawan Iran dan siap menatap kemenangan. Kami akan menampilkan permainan terbaik dan fokus selama 90 menit pertandingan," ujar Leal.
Leal menyanggah jika Brasil menyepelekan lawan yang di laga sebelumnya bertekuk lutut dan kalah dengan skor telak 10-0 dari Inggris U-17. Menurut dia, Kaledonia Baru U-17 tetap lawan yang harus diwaspadai.
"Setelah kekalahan itu, mereka (Kaledonia Baru) mungkin saja bisa bangkit. Jadi, kami tetap harus waspada dan tetap menaruh respek penuh kepada lawan dan bermain tanpa beban," kata Leal. "Kami akan coba lagi untuk bisa meraih poin tiga," tuturnya.
Bagaimana timnya akan bermain dan apakah ada rotasi, Leal mengaku tidak bisa mengungkapkannya. Dirinya masih akan melihat kondisi terakhir pemain di pagi hari jelang pertandingan.
"Kami masih akan melihat perkembangan pemain. Tapi, tidak menutup kemungkinan ada rotasi. Karena ini turnamen yang panjang, jadi kami harus stabil dalam permainan agar bisa menunjukkan kekuatan penuh. Bukan hanya saat melawan Kaledonia Baru ini saja," tukasnya.
“Brasil butuh kemenangan guna terus menjaga peluang mereka ke babak selanjutnya. Ini mengingat Inggris yang akan menjadi calon lawan selanjutnya secara agresivitas gol unggul jauh," kata Leal.
"Karena diperkirakan laga terakhir akan menjadi penentu, siapa dua tim terbaik di grup ini yang akan mendapatkan tempat di 16 besar," ujarnya mengakhiri.
Sementara Kaledonia Baru U-17 menyadari pihaknya bukan tim yang diunggulkan di Grup C, apalagi menghadapi Brasil U-17 selaku juara bertahan.
Akan tetapi, wakil Oceania itu akan mencoba sekuat tenaga mengimbangi Brasil meski itu sulit dilakukan. Mereka paling tidak akan berusaha tak mengalami kekalahan telak seperti sebelumnya.
“Kami tentu menyadari siapa yang akan kami hadapi nanti (Brasil). Mereka adalah salah satu kekuatan terbesar di turnamen ini (Piala Dunia U-17). Jadi, kami akan berusaha mendapatkan yang terbaik,” timpal Pelatih Kaledonia U-17, Dominique Wacalie.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
