
Kylian Mbappe menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia. (Instagram/@k.mbappe)
JawaPos.com - Striker Timnas Prancis, Kylian Mbappe, resmi menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Kepastian itu didapat setelah pesaing terdekatnya, Lionel Messi, mati kutu saat Argentina melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Mbappe telah lebih dulu menuntaskan perjalananya di Piala Dunia 2026 setelah Prancis tumbang 4-6 dari Inggris dalam perebutan peringkat ketiga. Pertandingan itu berlangsung pada Minggu (19/7).
Dalam laga tersebut, Mbappe mencetak dua gol. Nah, Tambahan dua gol tersebut membuatnya mengemas 10 gol di Piala Dunia 2026, sekaligus 22 gol dalam kiprahnya di ajang bergengsi sejagat raya tersebut.
Untuk sementara, pencapaian tersebut sudah menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026 karena melampaui Messi yang mengemas delapan gol. Selain itu, Mbappe juga melewati rekor Messi sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan 21 gol.
Disebut sementara karena Messi belum memainkan pertandingan bersama Argentina melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Senin (20/7) dini hari WIB. Namun kenyataannya, pemain berjuluk La Pulga itu mati kutu dalam laga tersebut.
Argentina menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol lewat drama 120 menit. Gol tunggal kemenangan La Furia Roja -julukan Timnas Spanyol- dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 setelah memanfaatkan umpan dari Nico Williams.
Karena Messi mati kutu di laga tersebut, Mbappe pun sekarang sudah sah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Bintang Real Madrid itu secara keseluruhan membukukan total 22 gol di ajang bergengsi tersebut.
Mbappe ungguli nama-nama legendaris sepak bola dunia. Mulai dari Messi (21 gol), Miroslav Klose (16 gol), Ronaldo Nazario (15 gol), Gerd Muller (14 gol), Just Fontaine (13 gol), Pele (12 gol), Cristiano Ronaldo (11 gol), hingga Gabriel Batistuta (10 gol).
Mabppe sendiri berpotensi memperlebar catatan golnya di ajang Piala Dunia. Mengingat, usianya masih 27 tahun dan kemungkinan besar akan kembali tampil di edisi 2030 jika tidak ada halangan seperti cedera.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022