
Dua bek Argentina, Lisandro Martinez dan Christian Romero, terancam absen di final Piala Dunia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - FIFA menghadapi seruan untuk menghukum pemain Argentina dengan larangan bermain di final Piala Dunia 2026. Desakan itu menyusul spanduk kontroversial yang mereka bawa saat pertandingan melawan Inggris di semifinal.
Tim asuhan Lionel Scaloni melakukan comeback gemilang mengalahkan The Three Lions melalui gol dari Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez di menit-menit akhir pertandingan. Pertandingan berlangsung sengit dan agresif di lapangan, tetapi emosi semakin memuncak setelah peluit akhir dibunyikan.
Di antara mereka yang sangat menyarankan agar badan pengatur sepak bola dunia itu segera menghukum para pemain Argentina yang terlibat adalah politisi Inggris Ed Davey. Ia bahkan menulis surat kepada Gianni Infantino, menunjuk pada preseden yang ditetapkan UEFA dengan melarang dua pemain Spanyol karena insiden serupa pada 2024.
Baca Juga:Takut Bawa Sial, Presiden Argentina Javier Milei Tolak Hadir Langsung ke Laga Final Piala Dunia 2026
Menurut stasiun radio Spanyol COPE (melalui Metro), FIFA telah memutuskan apakah akan ada sanksi skorsing yang diberlakukan untuk final Piala Dunia akhir pekan ini.
Meskipun investigasi dilaporkan sedang berlangsung, diyakini bahwa tidak ada pemain Argentina yang akan diskors untuk pertandingan akhir pekan ini. Di antara pemain yang berisiko terkena sanksi adalah dua pemain yang berkarier di Liga Inggris, yakni Lisandro Martinez dan Cristian Romero, serta Giovanni Lo Celso dan Leandro Paredes.
Pasal 34.3 peraturan FIFA melarang menampilkan pesan atau slogan politik apa pun oleh pemain sebelum, selama, atau setelah pertandingan. Namun, media Argentina Clarin masih menyatakan bahwa sanksi olahraga 'kemungkinan kecil'.
Argentina sebelumnya didenda USD 20.000 karena pemain menampilkan pesan yang sama dalam pertandingan persahabatan melawan Slovenia pada 2014.
Pemerintah Inggris bersikap tegas terkait spanduk Kepulauan Falkland. Seorang juru bicara mengatakan: "Piala Dunia mungkin bukan milik kami, tetapi Kepulauan Falkland jelas milik kami. Posisi kami tidak berubah. Penentuan nasib sendiri ada di tangan penduduk pulau. Komitmen kami terhadap Kepulauan Falkland tidak akan pernah goyah."
Kini, FIFA telah mengkonfirmasi bahwa mereka sedang menyelidiki insiden tersebut dan komite disiplin akan memutuskan tindakan yang diperlukan. Seorang perwakilan mengatakan (melalui The Independent):
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022