
Timnas Argentina kompak bantah tuduhan bermain curang. (@afaseleccion/Instagram)
JawaPos.com - Kemenangan Argentina atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026 disambut euforia besar di Buenos Aires. Puluhan ribu pendukung turun ke jalan merayakan keberhasilan tim nasional mereka. Pasalnya, Argentina hanya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara dunia kedua secara beruntun dengan menghadapi Spanyol di partai final pada Senin (20/7).
Namun, kemenangan Argentina tidak sepenuhnya diterima oleh banyak pihak. Di media sosial, kritik atas kemenangan itu menyeruak setelah wasit diduga lebih berpihak pada La Albiceleste. Kapten Argentina Lionel Messi pun angkat bicara menanggapi kritik yang menuduh timnya diuntungkan oleh keputusan wasit dan favoritisme dari FIFA.
Messi menegaskan bahwa keberhasilan Argentina murni karena kualitas dan mental juara yang dimiliki tim. “Kami adalah yang terbaik dalam empat tahun terakhir, suka atau tidak. Kami kembali membuktikan diri sebagai salah satu dari dua tim terbaik di dunia. Itu menunjukkan bahwa semua yang kami capai bukan kebetulan dan tidak ada yang diberikan secara cuma-cuma,” ujar Messi usai pertandingan melawan Inggris dikutip dari ESPN.
Perjalanan Argentina menuju final memang diwarnai sejumlah comeback dramatis dan kontroversial. Selain mengalahkan Inggris, Argentina juga harus melalui perpanjangan waktu saat menghadapi Tanjung Verde dan Swiss. Argentina bahkan sempat bangkit dari ketertinggalan 0-2 untuk menang 3-2 atas Mesir hanya dalam 11 menit terakhir waktu normal.
Sejumlah pihak pun menyoroti keputusan wasit dalam beberapa pertandingan itu. Pelatih Swiss Murat Yakin mengkritik keras keputusan yang membuat timnya harus bermain dengan 10 pemain setelah Breel Embolo diusir keluar lapangan. Dalam tayangan ulang, Embolo terlihat terjatuh sebelum terjadi kontak dengan Leandro Paredes, tetapi tetap berujung kartu kuning kedua.
“Kami dihukum oleh aturan yang menurut saya tidak bisa diterima. Sangat menyakitkan tersingkir dengan cara seperti ini. Saya rasa kami tidak pantas menerima hasil ini dan bagi saya, anak-anak asuh saya adalah pahlawan yang sesungguhnya,” kata Yakin.
Kritik serupa juga datang dari Mesir. Sang pelatih Hossam Hassan bahkan menduga adanya keberpihakan terhadap Argentina dan Messi. Federasi Sepak Bola Mesir menyatakan tidak bisa tinggal diam atas kepemimpinan wasit yang tidak adil. Isu itu semakin ramai di media sosial dengan sebagian penggemar menilai jalur pertandingan Argentina menuju final relatif lebih menguntungkan.
Namun, spekulasi itu sebelumnya telah dibantah pelatih Argentina Lionel Scaloni dan meminta masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh oleh opini di media sosial. Usai kemenangan atas Inggris, para pemain Argentina pun mulai merespons kritik itu. Gelandang Enzo Fernandez melakukan selebrasi golnya dengan gestur mengejek sebagai bentuk respons terhadap para pengkritik.
Klubnya, Chelsea bahkan sempat mengunggah foto Enzo Fernandez di akun media sosial resmi mereka. Namun, foto itu langsung dihapus setelah mendapat banyak kritik dari para penggemar Chelsea dan Timnas Inggris. “Banyak yang dibicarakan. Itu campuran antara euforia dan frustrasi,” ujar Fernandez tanggapi kritik.
Sementara itu, Scaloni menegaskan bahwa tuduhan bantuan dari wasit tidak berdasar, terutama dengan adanya teknologi VAR dalam sepak bola modern. “Pembicaraan soal bantuan akan selalu ada. Itu tidak mengganggu saya. Dengan VAR, sangat sulit untuk mendapatkan bantuan kecuali kesalahannya benar-benar jelas. Kami tahu tidak ada bantuan,” tegas Scaloni.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
