
Presiden FIFA Gianni Infantino buka peluang mengkaji format 64 peserta untuk Piala Dunia 2030, tetapi usul itu mendapat penolakan dari UEFA, AFC, dan Concacaf. (Instagram @gianni_infantino)
JawaPos.com - Piala Dunia 2030 berpotensi kembali mengalami perubahan format setelah FIFA membuka peluang mengkaji penambahan peserta menjadi 64 negara usai Piala Dunia 2026. Namun, usul itu menuai penolakan dari UEFA, AFC, dan Concacaf karena dinilai berisiko merusak kualitas turnamen hingga sistem kualifikasi.
Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan pembahasan mengenai kemungkinan Piala Dunia diikuti 64 negara baru akan dilakukan setelah penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang menggunakan format 48 tim. Infantino menilai FIFA memiliki tanggung jawab menjadikan Piala Dunia sebagai ajang bagi seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan.
Menurut dia, semakin banyak negara yang memiliki kesempatan tampil di putaran final akan mendorong perkembangan sepak bola secara global. "Semua ini adalah isu-isu yang akan kita kaji setelah Piala Dunia," ujar Gianni Infantino dikutip dari BBC Sport, Selasa (14/7).
Baca Juga:Ekspresi Datar Victoria Beckham saat Timnas Inggris Menang Viral, David Beckham Akhirnya Buka Suara
Dia menambahkan setiap negara seharusnya memiliki mimpi untuk tampil di Piala Dunia. Jika negara-negara kecil tidak diberi kesempatan, mereka akan kehilangan motivasi untuk terus meningkatkan kualitas sepak bolanya.
Menurut Infantino, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dengan format 48 peserta terbukti memberikan dampak positif. Salah satu contohnya adalah meningkatnya prestasi wakil Afrika. "Piala Dunia pertama dengan 48 tim telah menjadi kesuksesan besar," ujar dia.
Infantino menyebut sembilan dari sepuluh wakil Afrika berhasil lolos ke babak gugur. Sebagai perbandingan, pada edisi sebelumnya hanya lima negara Afrika yang tampil di putaran final.
Wacana memperluas jumlah peserta menjadi 64 negara pertama kali diajukan secara resmi oleh konfederasi sepak bola Amerika Selatan (Conmebol) pada April 2025. Hingga kini FIFA belum mengambil keputusan atas proposal tersebut. Badan sepak bola dunia hanya menegaskan seluruh usul dari anggota Dewan FIFA akan dipelajari bersama seluruh pemangku kepentingan sebelum diputuskan.
Sebelumnya, FIFA sudah lebih dulu memperbesar jumlah peserta dari 32 menjadi 48 negara melalui keputusan Dewan FIFA pada 2017. Format baru itu mulai diterapkan di Piala Dunia 2026.
Apabila kembali bertambah menjadi 64 peserta, maka jumlah tim akan meningkat dua kali lipat dibanding era Piala Dunia 1998 hingga 2022 yang menggunakan format 32 negara.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Daftar Pemain Cedera Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Les Bleus Terancam Krisis Lini Tengah!
MA Kekurangan 1.600 Hakim, Lulusan Fakultas Hukum Ditawari Gaji Rp 50 Juta Per Bulan
Prediksi Skor Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: Lionel Messi Cs Dijagokan Singkirkan Three Lions dan Lolos ke Final
