
Granit Xhaka memimpin ambisi Swiss untuk menembus perempat final Piala Dunia 2026. (Instagram @granitxhaka)
JawaPos.com - Timnas Swiss memilih pendekatan yang tidak biasa menjelang duel menghadapi Argentina pada babak perempat final Piala Dunia 2026.
Timnas Swiss asuhan Murat Yakin dikabarkan mempersiapkan berbagai kemungkinan yang bisa terjadi selama pertandingan lawan Argentina di piala dunia. Termasuk bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit hingga latihan adu penalti secara intensif.
Laga Timnas Swiss kontra Argentina dijadwalkan berlangsung pada Minggu (12/7) pukul 08.00 WIB. Pertandingan ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena mempertemukan Swiss tim yang dikenal kerap tampil disiplin dengan Argentina yang merupakan salah satu negara unggulan juara piala dunia.
Menurut laporan dari media Swiss, sesi latihan tim dibuat menyerupai situasi pertandingan yang paling sulit. Para pemain menjalani simulasi bermain dengan komposisi 11 lawan 10, 11 lawan 9, bahkan 11 lawan 8 pemain.
Latihan tersebut bertujuan agar para pemain tetap mampu menjaga organisasi permainan apabila harus kehilangan satu atau beberapa pemain akibat kartu merah. Tim pelatih ingin seluruh skuad tetap tenang dan mengetahui peran masing-masing dalam situasi yang penuh tekanan.
Selain mempersiapkan kemungkinan bermain dengan jumlah pemain yang tidak seimbang, Swiss juga memberi perhatian besar terhadap peluang pertandingan berakhir lewat adu penalti.
Baca Juga:Penyerang Timnas Madagaskar Alexandre Ramalingom Gabung Persita, Siap Unjuk Gigi di Super League
Kiper utama Gregor Kobel bersama pelatih kiper disebut menghabiskan waktu hingga dua jam setiap hari untuk berlatih menghadapi tendangan penalti. Program itu dilakukan agar Kobel memiliki kesiapan maksimal jika pertandingan harus ditentukan dari titik putih.
Persiapan tersebut menunjukkan bahwa Swiss tidak ingin menyisakan celah sekecil apa pun saat menghadapi Argentina. Mereka sadar lawan yang dihadapi memiliki kualitas individu yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam waktu singkat.
Di dalam negeri, pertandingan melawan Argentina bahkan disebut sebagai salah satu laga paling penting dalam sejarah sepak bola Swiss. Kesempatan melangkah ke semifinal Piala Dunia menjadi motivasi utama bagi seluruh pemain dan staf pelatih.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
