
Pelatih timnas Amerika Serikat Mauricio Pochettino. (@USMNT/X)
JawaPos.com - Timnas Amerika Serikat memilih melakukan persiapan dengan penuh kewaspadaan menjelang laga penting menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Skuad asuhan Mauricio Pochettino bahkan memasang pagar penutup di area latihan demi memastikan tak ada pihak yang bisa mengintip strategi yang tengah disiapkan.
Sesi latihan timnas Amerika Serikat di Husky Soccer Stadium, University of Washington, Seattle, dibuat tertutup dengan pemasangan sejumlah pagar berlapis terpal hitam. Langkah tersebut dilakukan agar aktivitas para pemain tidak dapat terlihat dari area sekitar stadion yang berada di dataran lebih tinggi dan dikelilingi beberapa bangunan.
Keputusan itu menjadi bukti timnas Amerika Serikat tidak ingin memberi sedikit pun keuntungan kepada Belgia menjelang duel hidup-mati di fase gugur. Pochettino dan staf pelatih ingin seluruh skema permainan tetap menjadi rahasia hingga pertandingan dimulai.
Ini bukan kali pertama Amerika menerapkan sistem pengamanan serupa. Pada fase grup lalu, mereka juga menutup area latihan sebelum menghadapi Australia. Hasilnya cukup positif karena USMNT berhasil mengamankan kemenangan 2-0.
Beberapa waktu sebelumnya, Mauricio Pochettino sempat menjadi perhatian ketika terlihat memanjat bukit di sekitar kompleks latihan sambil merekam kondisi lapangan menggunakan telepon genggamnya. Pelatih asal Argentina itu kemudian menjelaskan bahwa tindakannya dilakukan untuk mengecek kemungkinan area latihan dapat dipantau dari luar.
Menurut Pochettino, sepak bola modern menuntut setiap tim untuk lebih waspada terhadap berbagai kemungkinan, termasuk upaya lawan memperoleh informasi mengenai taktik dan susunan permainan. Karena itu, pihak keamanan tim melakukan evaluasi terhadap seluruh sudut stadion sebelum akhirnya memutuskan memasang pagar penutup di beberapa sisi lapangan latihan.
Lokasi Husky Soccer Stadium memang memungkinkan aktivitas di lapangan terlihat dari beberapa titik di luar kompleks. Dengan kondisi tersebut, pemasangan pagar dinilai sebagai langkah pencegahan yang wajar menjelang pertandingan sebesar babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Di sisi lain, Amerika Serikat juga harus menghadapi tantangan lain karena dipastikan kehilangan salah satu penyerang andalannya, Folarin Balogun. Striker berusia 25 tahun itu tidak dapat tampil menghadapi Belgia setelah menerima kartu merah langsung saat Amerika mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada pertandingan sebelumnya.
Sesuai regulasi, Balogun harus menjalani hukuman larangan bermain satu pertandingan. Meski demikian, Balogun masih berpeluang kembali memperkuat tim apabila Amerika mampu mengalahkan Belgia dan melangkah ke babak perempat final.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
