
Nestory Irankunda diandalkan timnas Australia untuk menghadapi Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Instagram @socceroos)
JawaPos.com - Timnas Australia dan Mesir akan saling berhadapan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dalam pertandingan di AT&T Stadium, Sabtu (4/7) pukul 01.00 WIB. Laga ini diperkirakan berjalan sengit karena kedua tim sama-sama melihat peluang besar untuk melangkah ke babak 16 besar.
Baik timnas Australia maupun Mesir bukanlah tim yang memiliki pengalaman panjang di fase gugur Piala Dunia. Karena itu, pertandingan ini menjadi kesempatan penting bagi kedua negara untuk mencatatkan sejarah baru. Pemenang laga akan menghadapi pemenang duel Argentina melawan Cape Verde pada babak berikutnya.
Timnas Australia datang dengan kepercayaan diri yang cukup baik setelah berhasil melewati fase grup piala dunia sebagai runner-up. Tim asuhan Tony Popovic tampil disiplin sepanjang penyisihan dengan mengoleksi empat poin.
Mereka hanya menelan satu kekalahan dari tuan rumah Amerika Serikat, sementara hasil imbang tanpa gol melawan Paraguay memastikan langkah Socceroos ke fase gugur. Popovic diperkirakan tidak akan melakukan banyak perubahan pada susunan pemain.
Stabilitas permainan menjadi salah satu kekuatan Australia selama turnamen berlangsung sehingga mempertahankan komposisi terbaik menjadi pilihan paling logis. Di lini belakang, Patrick Beach hampir pasti kembali dipercaya mengawal gawang Australia.
Penampilannya sejauh ini cukup konsisten dengan beberapa penyelamatan penting yang membantu tim mengamankan hasil positif. Tiga bek yang diprediksi tampil sejak menit pertama adalah Alessandro Circati, Harry Souttar, dan Kai Herrington.
Kombinasi ketiganya menawarkan keunggulan duel udara sekaligus ketenangan saat membangun serangan dari lini belakang. Pada sektor sayap, Jordan Bos dan Aziz Behich diperkirakan kembali mengisi posisi wing-back. Keduanya memiliki peran penting dalam membantu transisi menyerang maupun bertahan.
Sementara di lini tengah, Jackson Irvine akan berduet dengan Aiden O'Neill yang tampil cukup solid selama babak grup. Kreativitas serangan Australia kemungkinan akan bertumpu kepada Marco Volpato dan Connor Metcalfe yang bermain di belakang penyerang utama.
Sementara Nestory Irankunda diprediksi tetap menjadi ujung tombak. Kecepatan, keberanian dalam duel satu lawan satu, serta kemampuannya memanfaatkan ruang membuat Irankunda menjadi ancaman terbesar bagi pertahanan Mesir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022