Kapten timnas Jerman Joshua Kimmich menolak menjadikan keputusan VAR sebagai alasan tersingkirnya Der Panzer dari Piala Dunia 2026. (Instagram/@joshua.kimmich)
JawaPos.com - Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2026 terus memunculkan cerita baru yang semakin memperburuk situasi. Setelah tersingkir lewat adu penalti dari Paraguay, kini muncul laporan yang menyebut ada empat pemain Die Mannschaft yang enggan mengambil tendangan penalti saat momen krusial.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan telak bagi Jerman. Selain menjadi eliminasi ketiga secara beruntun di Piala Dunia, itu juga merupakan kekalahan adu penalti pertama mereka dalam sejarah turnamen.
Padahal, Jerman selama ini dikenal sebagai salah satu negara dengan rekor adu penalti terbaik. Sebelum laga melawan Paraguay, mereka selalu memenangkan enam adu penalti terakhir di turnamen besar, termasuk dua kali mengalahkan Inggris.
Baca Juga:Tak Hanya Jurgen Klopp, Ilkay Gundogan Juga Pertanyakan Keputusan VAR yang Merugikan Jerman
Kekalahan terakhir Jerman dalam adu penalti terjadi pada final Piala Eropa 1976 melawan Cekoslowakia, saat Antonín Panenka menciptakan penalti ikonik yang kemudian dikenal sebagai "Panenka".
Melansir Metro Sport, Jonathan Tah sebenarnya bukan pilihan utama untuk menjadi penendang penalti keenam Jerman.
Bek Bayern Munich itu disebut maju setelah empat rekan setimnya menunjukkan keraguan untuk mengambil tanggung jawab tersebut. Ironisnya, Tah sendiri belum pernah menjadi eksekutor penalti di level profesional.
Empat pemain yang dikabarkan enggan maju adalah Leon Goretzka, Waldemar Anton, Nathaniel Brown, dan Malick Thiaw.
Baca Juga:Dipulangkan Paraguay, Julian Nagelsmann Luapkan Kekecewaan: Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Kelas Satu
Yang paling mengejutkan adalah nama Goretzka. Gelandang Bayern Munich yang telah mengoleksi 72 penampilan bersama timnas Jerman itu disebut dua kali diminta oleh kapten Joshua Kimmich untuk menjadi algojo berikutnya. Namun, ia dikabarkan tetap menolak.
Tah akhirnya mengambil tanggung jawab tersebut, tetapi tendangannya justru melambung jauh di atas mistar gawang. Setelah itu, Jose Canale sukses menjalankan tugasnya untuk Paraguay dan memastikan kemenangan tim Amerika Selatan tersebut.
Kekalahan ini memicu gelombang kritik tajam dari media Jerman.
Media Bild memasang tajuk utama "Mimpi Buruk Sepak Bola Jerman Berikutnya", sementara sejumlah kolumnis menilai kegagalan tersebut sebagai cerminan kemunduran sepak bola Jerman.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
