Gabriel Martinelli menjadi pahlawan Brasil setelah mencetak gol pada masa injury time yang memastikan kemenangan 2-1 atas Jepang di babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. (Instagram @brasil)
JawaPos.com - Duel Jepang kontra Brasil di babak gugur Piala Dunia 2026 bukan sekadar pertandingan biasa. Pertemuan ini juga menjadi ajang pembuktian sekaligus kesempatan bagi Samurai Biru, meski hasilnya di luar ekspektasi.
Jepang kembali tumbang 2-1 dari Brasil meski sempat lebih unggul lebih dulu melalui Kaishu Sano pada menit ke-29. Sayang, Casemiro dan Gabriel Martinelli memberikan keunggulan tim Samba di babak kedua.
Pada Piala Dunia 2006 di Jerman, Jepang harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor 4-1. Saat itu, kesenjangan kualitas kedua tim begitu mencolok.
Brasil datang sebagai juara bertahan dunia dengan skuad bertabur bintang seperti Ronaldo, Ronaldinho, dan KakĂ¡. Sementara Jepang masih mengandalkan generasi yang dipimpin Hidetoshi Nakata, Junichi Inamoto, dan Shunsuke Nakamura.
Tak heran jika hasil akhirnya berpihak telak kepada Selecao.
Melansir ESPN, perbedaan terbesar justru terlihat jika membandingkan komposisi kedua tim saat ini.
Pada edisi 2006, mayoritas pemain Jepang masih berkarier di kompetisi domestik J.League. Hanya enam pemain yang merumput di Eropa, dengan Hidetoshi Nakata menjadi nama paling dikenal setelah sukses di Serie A.
Sebaliknya, Brasil kala itu dipenuhi pemain dari klub-klub elite Eropa. Empat pemain berasal dari Real Madrid, tiga dari AC Milan, sementara sisanya membela Barcelona, Bayern Munchen, Juventus, Inter Milan, Arsenal, dan sejumlah klub besar lainnya.
Kini situasinya berubah drastis.
Sebagian besar pemain inti Jepang bermain di liga-liga terbaik Eropa. Hanya tiga anggota skuad yang masih berkarier di kompetisi domestik, yakni veteran Yuto Nagatomo serta dua kiper pelapis, Keisuke Osako dan Tomoki Hayakawa.
Bahkan tanpa Kaoru Mitoma, Wataru Endo, dan Takumi Minamino yang masih dibekap cedera, Jepang tetap memiliki pemain-pemain dari Liga Inggris, LaLiga, Serie A, Bundesliga, hingga Ligue 1.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
