
Timnas Jerman bersiap ladeni Paraguay. (instagram.com/@flowirtz)
JawaPos.com - Pelatih Jerman Julian Nagelsmann sempat kesal dengan sistem babak 32 besar di Piala Dunia 2026. Sebab, sebagai tim yang lolos dari penyisihan Grup E dengan status juara, timnya tidak bisa langsung tahu siapa yang bakal jadi lawannya di babak 32 Besar hingga pertandingan terakhir babak penyisihan Grup E pada 26 Juni mendatang.
Lolos dengan status juara Grup E, tim Panser-julukan Jerman masih harus menunggu hasil pertandingan terakhir di Grup A, B, C, D, dan F. Dia juga baru tahu 48 jam sebelum kick-off babak 32 Besar jika lawannya adalah Paraguay, yang lolos sebagai peringkat tiga terbaik dari Grup A.
Menurutnya, untuk pertandingan penting dengan sistem gugur, tidak cukup hanya 48 jam untuk melakukan analisis. Banyak video yang harus dilihat. Tidak sekedar pertandingan saja, juga gerakan pemain lawan di tiap posisinya.
''Ini tidak ideal. Kami seperti dihukum meskipun lolos sebagai juara grup,'' ungkapnya seperti dikutip oleh AS.
Bahkan, pelatih berusia 38 tahun itu mengibaratkan timnya bakal 'begadang' hanya untuk menganalisis lawan. Nagelsmann dan stafnya harus berkejaran dengan waktu agar bisa mencari kelemahan dari Paraguay.
Untungnya, Nagelsmann punya staf pelatih yang bisa diajak begadang. Yakni dua asisten pelatih Benjamin Hubner dan Benjamin Gluck. Dua asisten yang usianya masih di bawah 40 tahun. ''Mereka bisa menghabiskan sepanjang malam untuk bekerja tanpa ada masalah apa pun,'' bebernya.
Nah, hasil ‘’lembur’’ itu benar-benar bakal diuji pada dini hari nanti WIB. Apalagi, Joshua Kimmich dkk baru saja mendapat kritikan pedas setelah kalah melawan Ekuador di pertandingan terakhir Grup E.
''Kami harus belajar bahwa setelah awal yang baik dan keunggulan di awal pertandingan, harus diselesaikan dengan bermain lebih tenang. Kami hanya perlu lebih sabar dan tetap lebih terstruktur dalam tiap posisi,'' tegasnya.
Sementara itu, bek Paraguay Gustavo Gomez menyebut, poin yang diperoleh pada laga terakhir saat menahan imbang Australia sangat penting. Babak 32 Besar melawan Jerman diakuinya bakal jadi laga yang berat.
''Tujuan utama kami adalah lolos (dari penyisihan grup). Kami akan melakukan yang terbaik,'' bebernya seperti dikutip FIFA.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
