
Pemain belakang timnas Argentina Facundo Medina. (Istimewa)
JawaPos.com - Keputusan pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni memasukkan nama Facundo Medina ke dalam skuad utama Piala Dunia 2026 sempat memunculkan tanda tanya. Banyak pendukung Albiceleste menilai bahwa Marcos Senesi lebih layak mendapatkan tempat setelah tampil impresif bersama klubnya sepanjang musim di kompetisi Inggris.
Namun setelah dua pertandingan fase grup piala dunia berjalan, keputusan Scaloni mulai terlihat tepat. Medina mampu menjawab keraguan dengan penampilan konsisten yang memberikan keseimbangan bagi lini pertahanan timnas Argentina.
Menariknya, pemain berusia 27 tahun itu tidak dimainkan pada posisi aslinya sebagai bek tengah. Scaloni justru menempatkannya sebagai bek kiri, peran yang mampu dijalankan Medina dengan sangat baik. Kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi salah satu alasan utama sang pelatih mempercayainya sejak awal turnamen.
Baca Juga:Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor saat Timnas Portugal Bantai Uzbekistan 5-0: Saya Kembali!
Dalam dua laga pertama, sektor kiri pertahanan Argentina menjadi salah satu area yang paling sulit ditembus lawan. Medina menunjukkan disiplin tinggi saat bertahan dan mampu membangun kerja sama yang solid dengan Lisandro Martínez di sisi kiri pertahanan.
Kekuatan fisik menjadi salah satu senjata utama Medina. Dia beberapa kali memenangkan duel satu lawan satu, baik saat menghadapi winger cepat maupun ketika harus berduel udara.
Kemampuan tersebut membuat para pemain sayap lawan kesulitan menciptakan ruang untuk melakukan penetrasi ke area berbahaya. Tidak hanya itu, Medina juga tampil tenang ketika menguasai bola. Dia mampu membantu tim saat membangun serangan dari belakang dan tidak ragu mengalirkan bola ke lini tengah maupun depan.
Baca Juga:Timnas Prancis Berduka, Didier Deschamps Tinggalkan Skuad Les Blues usai Sang Ibu Meninggal Dunia
Kontribusinya dalam fase build-up membuat permainan Argentina tetap berjalan lancar meski berada di bawah tekanan lawan. Performa apiknya semakin lengkap ketika berhasil mencatatkan assist untuk gol yang dicetak Lionel Messi.
Gol tersebut memiliki arti khusus karena turut mengantarkan Messi mencatatkan rekor baru sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia.
Kontribusi Medina sejauh ini menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pelapis di skuad Argentina. Dia hadir sebagai solusi atas masalah yang sempat muncul di sektor kiri pertahanan, terutama setelah performa Marcos Acuña mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022