
Lionel Messi latihan bersama timnas Argentina. (Istimewa)
JawaPos.com - Timnas Argentina menghadapi tantangan yang tidak ideal menjelang laga penting melawan Austria di piala dunia. Di tengah status mereka sebagai salah satu favorit, masalah justru muncul di sektor bek kanan yang kini menjadi perhatian utama tim pelatih maupun para pendukung.
Situasi bermula setelah Gonzalo Montiel dipastikan harus menepi akibat cedera hamstring. Absennya pemain yang selama ini menjadi salah satu opsi utama di sisi kanan pertahanan membuat timnas Argentina kehilangan salah satu pemain berpengalaman yang kerap tampil dalam laga-laga besar termasuk piala dunia.
Sebagai pengganti, Nahuel Molina diperkirakan akan turun sejak menit pertama untuk laga piala dunia lawan Austria. Namun, kondisi pemain yang membela Atletico Madrid tersebut juga belum sepenuhnya meyakinkan.
Molina baru saja pulih dari cedera dan belum diketahui apakah sudah berada dalam kondisi fisik terbaik untuk menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi seperti piala dunia. Kondisi ini membuat sektor kanan pertahanan timnas Argentina menjadi area yang paling banyak mendapat sorotan menjelang kick-off.
Apalagi Austria dikenal sebagai tim yang memiliki kecepatan dan agresivitas dalam membangun serangan, terutama melalui sisi sayap. Timnas Austria beberapa kali menunjukkan kemampuan untuk memanfaatkan ruang kosong di area pertahanan lawan. Kecepatan transisi dan keberanian pemain sayap mereka menjadi salah satu senjata utama yang berpotensi merepotkan Argentina jika tidak diantisipasi dengan baik.
Yang turut menjadi perbincangan adalah keputusan tidak membawa Agustin Giay ke dalam skuad. Bek muda tersebut sebelumnya sempat menunjukkan performa cukup solid dalam sejumlah laga uji coba dan dianggap mampu menjadi alternatif ketika posisi bek kanan mengalami krisis pemain.
Keputusan itu kini kembali dipertanyakan sebagian pendukung. Pasalnya, ketika Montiel cedera dan Molina belum sepenuhnya fit, Argentina tidak memiliki banyak opsi alami di posisi tersebut. Situasi ini membuat kedalaman skuad di sektor kanan terlihat lebih tipis dibandingkan area lain.
Meski demikian, Argentina tetap memiliki kualitas yang membuat mereka lebih diunggulkan dibanding Austria. Kedalaman pemain di lini tengah dan lini depan masih menjadi modal besar untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Namun sepak bola kerap menghadirkan kejutan. Dalam laga yang berlangsung ketat, satu titik lemah bisa menjadi celah yang dimanfaatkan lawan untuk menciptakan peluang berbahaya. Karena itu, kondisi Molina akan menjadi salah satu faktor penting yang patut diperhatikan.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
