
Winger muda timnas Spanyol Lamine Yamal mencetak gol pertamanya di turnamen piala dunia. (Istimewa)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 menghadirkan momen spesial bagi Lamine Yamal. Winger muda Spanyol itu akhirnya mencetak gol pertamanya di turnamen terbesar sepak bola dunia saat membantu timnas Spanyol menang meyakinkan 4-0 atas Arab Saudi pada laga Grup H piala dunia.
Lamine Yamal membuka keunggulan La Roja pada menit ke-10 sebelum dua gol berikutnya dicetak Mikel Oyarzabal. Satu gol bunuh diri di babak kedua melengkapi kemenangan telak timnas Spanyol asuhan Luis de la Fuente di piala dunia.
Namun, sorotan tidak hanya tertuju pada gol timnas Spanyol yang dicetak Lamine Yamal. Seperti yang sudah beberapa kali dia lakukan sebelumnya, Lamine Yamal kembali memperlihatkan selebrasi khas yang merujuk pada angka 304. Angka itu merupakan bagian dari kode pos kawasan Rocafonda, lingkungan tempat dia tumbuh di kota MatarĂ³, wilayah Catalonia.
Baca Juga:Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia, Ini Fakta Timnas Jerman yang Bikin Lawan Selalu Waspada
Bagi Yamal, selebrasi tersebut bukan sekadar gaya merayakan gol. Angka 304 telah menjadi simbol kedekatannya dengan daerah asal yang membentuk perjalanan hidup dan karirnya sejak kecil.
Setiap kali mencetak gol, pemain berusia 18 tahun itu seolah ingin mengingatkan dunia dari mana dirinya berasal. Rocafonda sendiri dikenal sebagai kawasan dengan populasi penduduk yang sangat beragam.
Banyak keluarga imigran menetap di wilayah tersebut, termasuk keluarga Yamal yang memiliki latar belakang keturunan Maroko dari pihak ayah dan Guinea Ekuatorial dari pihak ibu.
Baca Juga:Timnas Belanda Catatkan 100 Gol di Piala Dunia, Satu-satunya Tim Elite yang Belum Pernah Juara
Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan itu kerap menjadi bagian dari perdebatan politik dan sosial di Spanyol. Kelompok-kelompok sayap kanan sering menjadikan isu imigrasi sebagai bahan kampanye, sementara sejumlah warga Rocafonda merasa daerah mereka kerap mendapat stigma negatif.
Di tengah situasi tersebut, keberhasilan Yamal berkembang menjadi salah satu pemain terbaik generasinya dianggap banyak pihak sebagai cerita sukses yang lahir dari lingkungan multikultural. Tak sedikit warga Rocafonda yang melihat pencapaian sang pemain sebagai sumber kebanggaan bagi komunitas mereka.
Menariknya, selebrasi 304 yang ditampilkan Yamal kini semakin dikenal luas seiring meningkatnya popularitasnya di level internasional. Apa yang dulu hanya dipahami oleh warga lokal kini menjadi simbol identitas yang disaksikan jutaan penggemar sepak bola di seluruh dunia.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
