
Skuad timnas Jepang. (Dok. Japan Football Association)
JawaPos.com - Jepang saat ini dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Asia. Tim Samurai Biru rutin tampil di Piala Dunia, memiliki pemain yang tersebar di berbagai liga top Eropa, serta dikenal dengan sistem pembinaan usia muda yang kuat.
Namun tidak banyak yang mengetahui bahwa pada akhir 1970-an Jepang sempat datang ke Indonesia untuk mempelajari perkembangan kompetisi sepak bola nasional.
Pada tahun 1979, delegasi sepak bola Jepang diketahui mengunjungi Indonesia untuk melihat lebih dekat Galatama.
Kompetisi yang mulai bergulir pada tahun tersebut dianggap sebagai salah satu pionir liga semi-profesional di Asia. Di saat banyak negara masih mengandalkan sistem amatir, Galatama sudah mencoba memperkenalkan pengelolaan klub yang lebih modern.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu referensi penting bagi Jepang dalam menyusun arah pengembangan sepak bola nasional mereka.
Meski tidak menyalin secara langsung, Jepang mempelajari berbagai aspek pengelolaan kompetisi dan organisasi sepak bola yang saat itu mulai berkembang di kawasan Asia.
Beberapa tahun kemudian, Jepang mengambil langkah besar dengan meluncurkan J.League pada 1993.
Kompetisi profesional tersebut menjadi fondasi utama dalam pembangunan sepak bola modern di negeri tersebut.
Tidak hanya berfokus pada liga, Jepang juga mulai membangun akademi yang terintegrasi, memperkuat kompetisi usia muda, serta meningkatkan kualitas pelatih melalui sistem lisensi yang lebih terstruktur.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
