
Tim Payne tinggalkan Wellington Phoenix dan gabung ke Olimpia. (@fifaworldcup/Instagram).
JawaPos.com - Tim Payne sempat viral setelah seorang influencer sepak bola, El Scarso (Valen Scarsini), menyebut Payne sebagai pemain dengan jumlah pengikut media sosial paling sedikit di Piala Dunia 2026.
Setelah konten itu meledak, pengikut Instagram Payne melonjak drastis dari sekitar 4.700 menjadi 5,8 juta dalam waktu singkat.
Menurut laporan ESPN, popularitas mendadak itu turut menarik perhatian sejumlah klub dari berbagai negara, termasuk Argentina, Paraguay, Uruguay, dan Meksiko. Setelah mempertimbangkan berbagai opsi, Payne akhirnya memilih Olimpia sebagai pelabuhan barunya dengan masa kontrak satu tahun. Kepastian itu disampaikan Payne pada Jumat (19/6) lewat akun Instagramnya.
Payne mengaku bahwa keputusan meninggalkan klub lamanya bukanlah hal mudah. Payne telah menghabiskan tujuh tahun bersama Wellington Phoenix di kompetisi A-League dengan total 149 penampilan. “Ini bukan keputusan yang mudah. Tujuh tahun bersama Wellington Phoenix dengan 149 pertandingan merupakan perjalanan yang sangat berarti,” tulis Payne.
Payne juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para penggemar, rekan setim, serta semua pihak yang telah mendukung perjalanan kariernya, baik dalam masa suka maupun duka. Payne menegaskan bahwa dukungan itu berperan besar dalam membawanya hingga mampu tampil membela negaranya di Piala Dunia.
Baca Juga:Prediksi Brasil vs Haiti di Piala Dunia 2026: Selecao Wajib Menang Besar Demi Puncak Klasemen Grup C
Saat ini, pemain berusia 30 tahun itu siap mencoba tantangan baru di Amerika Selatan. Payne mengaku ingin terus menguji kemampuannya di level yang lebih tinggi. “Saya selalu mendorong diri untuk menjadi pesepak bola terbaik yang saya bisa. Kesempatan untuk menguji diri di level tertinggi sepak bola Amerika Selatan, seperti Copa Libertadores dan Copa Sudamericana merupakan peluang luar biasa dalam karier saya,” lanjutnya.
Olimpia sendiri bukanlah klub sembarangan. Tim asal Paraguay itu baru saja meraih gelar Copa de Primera Apertura untuk ke-48 kalinya. Payne sendiri menilai Olimpia memiliki sejarah panjang dan basis pendukung yang kuat. “Klub Olimpia adalah salah satu klub terbesar di Amerika Selatan dengan sejarah luar biasa, suporter yang penuh semangat, dan ambisi besar. Saya sangat menantikan untuk menghadapi tantangan itu,” tulis Payne.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022