
Kaoru Mitoma merayakan gol kemenangan Jepang ke gawang Inggris di Stadion Wembley. (Dok. JFA)
JawaPos.com — Timnas Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan kehilangan tiga pemain penting, yakni Kaoru Mitoma, Takumi Minamino, dan kapten tim Wataru Endo. Meski diterpa badai cedera, skuad asuhan Hajime Moriyasu tetap diyakini mampu menjadi kekuatan terbesar Asia dan berpeluang mencetak sejarah saat menghadapi Belanda pada laga perdana Grup F di Arlington, Senin (15/6/2026).
Kepercayaan diri Jepang tidak muncul tanpa alasan.
Tim Samurai Biru tampil luar biasa sepanjang kualifikasi dan menunjukkan perkembangan signifikan yang membuat mereka kini dianggap sebagai salah satu tim non-Eropa dan non-Amerika Selatan paling berbahaya di turnamen ini.
Jepang dinilai memiliki skuad paling lengkap dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Bahkan banyak pengamat menyebut tim saat ini sebagai representasi terbaik Asia yang pernah tampil di Piala Dunia.
Perjalanan panjang Jepang menuju level elite dunia tidak terjadi secara instan.
Sejak meluncurkan J League pada 1993, Jepang terus membangun fondasi sepak bola modern hingga mampu menghasilkan pemain-pemain yang bersaing di kompetisi Eropa.
Dua dekade lalu, Jepang sempat merasa tertinggal dari Korea Selatan yang berhasil mencapai semifinal Piala Dunia 2002. Saat itu Jepang hanya mampu melaju hingga babak 16 besar setelah kalah tipis 0-1 dari Turki.
Sejak saat itu, Jepang terus berupaya mengejar target yang lebih besar.
Pada 1992, federasi sepak bola Jepang bahkan mencanangkan ambisi menjadi juara dunia pada tahun 2092 sebelum kemudian memajukan target tersebut menjadi 2050.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022