
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Antara)
JawaPos.com - Piala Dunia 2026 menghadirkan banyak cerita menarik, bukan hanya karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta. Tapi juga karena adanya delapan tim yang datang dengan identitas yang sangat kuat.
Di tengah tren penggunaan pemain diaspora yang semakin umum di sepak bola modern, delapan negara ini justru tampil dengan skuad yang seluruh pemainnya lahir di negara yang mereka wakili. Delapan negara tersebut adalah Brasil, Kolombia, Republik Ceko, Austria, Swedia, Panama, Arab Saudi, dan Afrika Selatan.
Seluruh pemain yang masuk dalam daftar skuad mereka merupakan kelahiran asli negara masing-masing, menjadikan mereka sebagai simbol nyata dari kekuatan pembinaan sepak bola domestik.
Brasil dan Kolombia menjadi contoh yang paling mudah dipahami. Kedua negara Amerika Selatan tersebut dikenal sebagai gudang talenta sepak bola dunia. Hampir setiap generasi selalu melahirkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di level tertinggi.
Dengan populasi besar dan budaya sepak bola yang mengakar kuat, kebutuhan untuk mencari pemain diaspora memang tidak terlalu mendesak.
Sementara itu, Republik Ceko, Austria, dan Swedia menunjukkan hasil dari sistem pembinaan yang konsisten selama bertahun-tahun. Akademi klub dan program pengembangan pemain muda di ketiga negara tersebut terus menghasilkan talenta yang mampu mengisi kebutuhan tim nasional secara berkelanjutan. Ketiganya dikenal memiliki fondasi tim yang solid dan disiplin.
Baca Juga:Bung Towel Pertanyakan Pemanggilan Muhammad Ferarri ke Timnas Indonesia, Layak atau Tidak?
Panama menjadi kisah menarik tersendiri. Sebagai negara dari kawasan Amerika Tengah yang tidak sebesar Meksiko atau Amerika Serikat dalam hal sepak bola, Panama mampu membangun skuad yang sepenuhnya berasal dari pemain kelahiran lokal. Keberhasilan ini menunjukkan perkembangan sepak bola nasional mereka dalam beberapa tahun terakhir.
Arab Saudi juga layak mendapat perhatian. Investasi besar yang dilakukan dalam sepak bola domestik mulai memperlihatkan hasil nyata. Kompetisi lokal yang semakin kompetitif serta peningkatan kualitas pembinaan pemain muda membuat mereka mampu menghadirkan skuad yang sepenuhnya dibangun dari talenta dalam negeri.
Namun cerita yang mungkin paling unik datang dari Afrika Selatan. Di saat banyak negara Afrika mengandalkan pemain yang lahir dan berkembang di Eropa, Bafana Bafana justru tampil dengan skuad yang seluruhnya berasal dari tanah kelahirannya sendiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022