
GLYN KIRK/AFP NAIK LEVEL: Walid Regragui dilempar ke udara oleh para pemain Maroko setelah memastikan lolos ke perempat final (7/12).
JawaPos.com - Dibandingkan pelatih perempat finalis Piala Dunia 2022 lainnya, Walid Regragui paling tidak dikenali.
Capaian tertingginya hanya di level Afrika ketika membawa Wydad AC memenangkan gelar juara Liga Champions Afrika musim lalu.
Selain Liga Champions Afrika, Regragui memenangi Botola Pro (liga domestik Maroko) pada musim yang sama dengan Wydad.
Karena itulah, Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) memboyongnya ke timnas Maroko per 31 Agustus lalu dengan harga mahal.
Pelatih yang sempat diejek dengan sebutan Si Kepala Alpukat itu dibayar GBP 650 ribu (Rp 12,4 miliar) per tahun. Paling mahal ketimbang wakil Afrika lainnya di Piala Dunia Qatar.
Otto Addo yang telah mundur dari Ghana per tahunnya ”hanya” dibayar GBP 352 ribu (Rp 6,73 miliar).
Rigobert Song (Kamerun) menerima GBP 300 ribu (Rp 5,73 miliar) per tahun; Aliou Cisse (Senegal) dengan GBP 273 ribu (Rp 5,22 miliar) per tahun; dan Jalel Kadri (Tunisia) mendapatkan GBP 114 ribu (Rp 2,18 miliar) setiap tahun.
Mantan gelandang yang ikut membawa Maroko melaju ke perempat final Piala Dunia 1986 Aziz Bouderbala menyebut, tidak salah FRMF menggaji Regragui dengan nominal tinggi.
’’Dia (Regragui) langsung bisa nyetel dengan tim meski baru melatih Maroko 2,5 bulan sebelum kickoff. Dia memang cocok jadi pelatih timnas ketimbang pelatih klub,’’ ungkap Bouderbala kepada dpa.
Pengalaman Regragui bermain dan berlatih di Eropa juga menjadi faktor pendukung.
’’Membuat dia lebih open minded. Mentalitasnya berbeda dengan (Vahid) Halilhodzic (mantan pelatih Maroko, Red),’’ imbuh Bouderbala.
Karier pemain Regragui banyak dihabiskan di Prancis bersama Racing Paris, Toulouse FC, AC Ajaccio, Dijon FCO, dan Grenoble Foot 38.
Sebagai pelatih, Regragui pernah membesut klub Qatar Al-Duhail SC. Hal itulah yang membuatnya paham dengan atmosfer negara tuan rumah Piala Dunia tahun ini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
