
ODD ANDERSEN/AFP DEBUT NIRBOBOL: Andries Noppert memainkan caps pertama dengan membantu Belanda mengalahkan Senegal dalam matchday pertama grup A Piala Dunia 2022 (22/11).
JawaPos.com - Belanda boleh saja lekat dengan predikat salah satu negara apes di Piala Dunia lantaran belum pernah juara meski tiga kali masuk final.
Tetapi, untuk urusan lolos dari fase grup, mereka salah satu yang paling jago.
Bagaimana tidak. Dalam 10 partisipasi sebelumnya, Der Oranje tidak pernah gagal melaju ke fase knockout. Tradisi itu bisa berlanjut pada edisi kali ini.
Mereka hanya butuh hasil minimal seri kontra tuan rumah Qatar pada matchday pemungkas malam nanti (siaran langsung SCTV/mOji/Champions TV World Cup 2/Vidio pukul 22.00 WIB).
Apalagi, Qatar juga tidak lagi memiliki kepentingan lantaran sudah pasti tersingkir pasca dikalahkan Senegal 1-3 pada matchday kedua (25/11).
Meski begitu, Belanda diyakini tidak akan mematok hasil seri pada laga yang akan digelar di Al Bayt Stadium, Al Khor, tersebut. Misi mereka tetap memuncaki grup A.
Sebab, jika finis sebagai juara grup A, di 16 besar mereka akan bersua runner-up grup B yang saat ini ditempati Iran. Sedangkan jika finis runner-up, mereka berpeluang melawan Inggris di 16 besar.
’’Kuharap itu (lolos sebagai juara grup A, Red) tidak jadi tekanan. Untuk saat ini, semuanya masih sama dan kami menargetkan juara.
Para pemain percaya itu, yang artinya kami harus mengalahkan semua tim. Terutama negara-negara yang di atas kertas berada di bawah Anda,’’ papar trainer Belanda Louis van Gaal kepada Sports Max.
Pernyataan mantan pelatih FC Barcelona dan Manchester United itu secara implisit ditujukan kepada generasi baru Belanda saat ini.
Ya, pascaabsen pada edisi 2018 di Rusia, mayoritas personel Belanda masih hijau di Piala Dunia. Termasuk kapten Virgil van Dijk yang sudah berusia 31 tahun.
’’Kurasa kami memiliki skuad yang luar biasa. Salah satu buktinya kami tak terkalahkan dalam 17 laga terakhir di semua ajang,’’ ujar gelandang Frenkie de Jong.
Meski begitu, Qatar bukannya bakal main seadanya. Mereka tetap memiliki misi menghindari predikat sebagai tuan rumah terburuk di Piala Dunia. Predikat itu bisa mereka sandang jika selalu kalah dalam tiga matchday fase grup.
Nah, kalau bisa mengalahkan Belanda, The Maroon –julukan Qatar– melampaui capaian Afrika Selatan 2010 silam. Kala itu, Afsel juga gagal lolos ke fase knockout.
Bedanya, mereka masih bisa mengais satu poin ketika menahan Meksiko 1-1 pada laga pembuka. Ya, baik Afsel maupun Qatar jadi tuan rumah yang gagal lolos dari fase grup.
’’Kami melawan juara Piala Afrika (Senegal, Red) dan Ekuador yang sangat tangguh pada dua matchday sebelumnya. Melawan Belanda besok (malam nanti, Red) juga sulit,'' ucap pelatih Qatar Felix Sanchez kepada ESPN.
''Tetapi, jika kami tetap positif dan fokus, bukan tidak mungkin kami bisa memangkas jarak dengan tim lain (di klasemen grup A, Red) dan meraih sesuatu (terhindar dari predikat tuan rumah dengan performa terburuk, Red).’’

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
