alexametrics
Presiden, Joko Widodo, NTT, bencana, banjir bandang, lambata
Presiden, Joko Widodo, NTT, bencana, banjir bandang, lambata
Presiden, Joko Widodo, NTT, bencana, banjir bandang, lambata
Presiden, Joko Widodo, NTT, bencana, banjir bandang, lambata

Presiden Tinjau Bencana NTT

10 April 2021, 01:09:29 WIB

Presiden Jokowi di lokasi terdampak banjir di Desa Amakaka, Lembata, NTT, Jumat (9/4). Warga di Lembata maupun Adonara, kata presiden, akan disiapkan tempat baru. Namun, itu menunggu izin dari masyarakat dan ketersediaan lahan dari pemerintah daerah. Sementara itu, hingga kemarin (9/4) korban tewas siklon Seroja di NTT sebanyak 165 orang dan 45 korban masih hilang. Jumlah pengungsi men ￾capai 17 ribu jiwa (AGUS SUPARTO / SETPRES)

Presiden Jokowi meninjau tempat pengungsi warga terdampak banjir di Desa Amakaka, Lembata, NTT, Jumat (9/4). Warga di Lembata maupun Adonara, kata presiden, akan disiapkan tempat baru. Namun, itu menunggu izin dari masyarakat dan ketersediaan lahan dari pemerintah daerah. Sementara itu, hingga kemarin (9/4) korban tewas siklon Seroja di NTT sebanyak 165 orang dan 45 korban masih hilang. Jumlah pengungsi men ￾capai 17 ribu jiwa (LAILY RACHEV / SETPRES)

Presiden Jokowi meninjau tempat pengungsi warga terdampak banjir di Desa Amakaka, Lembata, NTT, Jumat (9/4). Warga di Lembata maupun Adonara, kata presiden, akan disiapkan tempat baru. Namun, itu menunggu izin dari masyarakat dan ketersediaan lahan dari pemerintah daerah. Sementara itu, hingga kemarin (9/4) korban tewas siklon Seroja di NTT sebanyak 165 orang dan 45 korban masih hilang. Jumlah pengungsi men ￾capai 17 ribu jiwa (LAILY RACHEV / SETPRES)

Presiden Jokowi memberikan jaket kepada salah seorang warga di sela peninjauan kawasan bencana terdampak banjir di Desa Amakaka, Lembata, NTT, Jumat (9/4). Warga di Lembata maupun Adonara, kata presiden, akan disiapkan tempat baru. Namun, itu menunggu izin dari masyarakat dan ketersediaan lahan dari pemerintah daerah. Sementara itu, hingga kemarin (9/4) korban tewas siklon Seroja di NTT sebanyak 165 orang dan 45 korban masih hilang. Jumlah pengungsi men ￾capai 17 ribu jiwa (AGUS SUPARTO / SETPRES)