
Ilustrasi siswi madrasah/(Dok. Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag).
JawaPos.com - Teknologi digital bukan hanya mengubah cara anak belajar, tetapi juga menuntut madrasah dan orang tua lebih kompak dalam mengawasi penggunaannya.
Di sisi lain, pemanfaatan platform digital bisa membuka jalan bagi komunikasi yang lebih transparan antara madrasah, guru, komite, dan orang tua.
Mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, H. Bahrul Hayat, menilai ada dua hal utama yang perlu menjadi perhatian.
Yakni yang pertaman pengaruh teknologi terhadap cara anak belajar dan berinteraksi dengan sesamanya. Kedua, pemanfaatan teknologi untuk mendukung publikasi dan komunikasi.
"Komite dan madrasah harus sama-sama menyikapi pertimbangan dari teknologi ini dengan sangat serius. Ada teknologi yang memengaruhi bagaimana anak belajar di rumah dan di madrasah, serta berinteraksi dengan sesamanya," ujarnya dalam kegiatan Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Kemenag, dikutip Selasa (20/10).
Ia menjelaskan bahwa melalui komite, para orang tua dan madrasah dapat bersinergi menentukan langkah yang sebaiknya dilakukan, termasuk hal-hal yang perlu dikendalikan bersama dalam penggunaan teknologi oleh anak.
Dari sisi komunikasi, ia menilai platform digital menjadi sarana yang baik untuk menjalin hubungan tanpa harus selalu bertemu secara fisik.
Komunikasi yang dibangun pun tidak terbatas pada komunikasi personal, tetapi juga mencakup informasi tentang apa yang dilakukan madrasah dan komite. "Insyaallah ini akan menjadi proses yang baik dalam membangun kebersamaan," katanya.
Platform digital juga dinilai dapat menjadi jembatan bagi terciptanya hubungan yang transparan, kolaboratif, dan harmonis.
Dengan sistem digital, para pihak dapat saling berbagi informasi tentang kebijakan madrasah maupun kegiatan komite, sehingga saling memahami dan mengerti.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022