Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2026 | 06.53 WIB

Usai Dikritik Karena Nilainya Turun, Kemendikdasmen Berencana Tambah Hadiah OSN 2027

Mendikdasmen Abdul Mu'ti. (Sabik Aji Taufan/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berencana menambah hadiah Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2027. Saat ini skema pemberitan hadiah masih dibahas.
 
Mendikdasmen Abdul Mu’ti memastikan, besaran uang pembinaan tahun ini tetap dipertahankan. Nilai tersebut rencananya akan ditambah.
 
”Mudah-mudahan di tahun depan sistemnya kita perbaiki dan hadiahnya kita tingkatkan lagi,” kata Mu’ti dalam keterangan tertulis, Selasa (22/9).
 
Nominal hadiah OSN 2026 sempat disorot karena nilainya turun. Mu’ti memberikan penjelasan bahwa pemerintah tetap memberikan penghargaan kepada para siswa berprestasi. 
 
 
"Pemerintah juga menyatakan tengah mencari skema pembiayaan agar penghargaan kepada para talenta sains tersebut dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya," imbuhnya.
 
Untuk jenjang SD, MI, dan sederajat, peraih medali emas mendapatkan uang pembinaan Rp 15 juta. Peraih medali perak menerima Rp 10 juta, sedangkan peraih medali perunggu mendapatkan Rp 5 juta.
 
Besaran yang sama juga berlaku bagi peraih medali OSN jenjang SMP, MTs, dan sederajat. 
 
Sementara itu, nominal penghargaan untuk jenjang SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat lebih besar. Peraih emas memperoleh Rp 25 juta, perak Rp 20 juta, dan perunggu Rp 15 juta. Besaran tersebut berlaku untuk sembilan bidang yang dipertandingkan pada OSN jenjang pendidikan menengah. 
 
”Medali emas Rp 25 juta, medali perak Rp 20 juta, medali perunggu Rp 15 juta,” jelas Mu’ti.
 
Tahun ini OSN jenjang pendidikan menengah diikuti 566 talenta sains dari berbagai daerah di Indonesia. Mereka berkompetisi dalam sembilan bidang, yakni astronomi, biologi, ekonomi, fisika, geografi, informatika, kebumian, kimia, dan matematika.
 
Dari 566 finalis tersebut, 45 peserta berhasil meraih medali emas. Sebanyak 90 peserta meraih medali perak dan 135 peserta memperoleh medali perunggu. 
 
Dari banyaknya minat peserta, Mu'ti menilai OSN menjadi salah satu intrumen pemerintah menemukan talenta berbakat. 
 
"Pemerintah juga menekankan bahwa penghargaan OSN tidak berhenti pada medali dan uang pembinaan. Para peraih medali memiliki peluang untuk mengikuti pembinaan talenta dan seleksi menuju kompetisi sains internasional," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore