
Direktur Kurikulum Sarana Kesiswaan dan Kelembagaan Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah tutup Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MAN 19 Jakarta. (Dok. Kemenag)
JawaPos.com - Rangkaian Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) ditutup secara resmi di MAN 19 Jakarta. Kementerian Agama (Kemenag) menekankan tidak boleh ada bullying atau perundungan di sekolah. Para murid harus merasa aman dan nyaman selama belajar di madrasah.
Direktur Kurikulum Sarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kemenag Nyayu Khodijah menegaskan, tidak boleh ada murid yang merasa takut di madrasah. ”Tidak boleh ada praktik bullying,” kata Nyayu dilansir dari Antara.
Dia menegaskan, segala bentuk perundungan tidak boleh terus hidup di lembaga pendidikan. Mulai dari perundungan fisik, verbal, dan digital.
Nyayu mengingatkan, para murid jangan segan-segan melapor ke guru jika ada bullying. Dia juga menyinggung keberadaan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang dikembangkan Kemenag saat ini.
Dia menjelaskan, KBC itu ingin mewujudkan madrasah ramah anak. Kemudian juga tidak boleh ada diskriminasi.
Pada momen itu Nyayu juga menggelorakan Gerakan Senyaman. Yaitu sebuah gerakan untuk menghadirkan madrasah yang sehat, aman, nyaman, dan menyenangkan. Gerakan tersebut menjadi implementasi nyata KBC dalam kehidupan sehari-hari di madrasah.
”Kurikulum ini tidak berhenti sebagai konsep. Nilai-nilai cinta harus hadir di ruang kelas, di halaman madrasah, saat belajar, bermain, hingga dalam setiap interaksi antarwarga madrasah,” ujar Nyayu Khodijah.
Dia menambahkan, tiga indikator utama Gerakan Senyaman, yakni madrasah ramah lingkungan, madrasah ramah anak, serta murid yang sehat dan sejahtera secara mental maupun spiritual. Nyayu juga mengingatkan seluruh peserta didik untuk peduli terhadap lingkungan, menolak segala bentuk perundungan. Serta saling menghormati sebagai bagian dari budaya madrasah.
Kegiatan Matamuda diselenggarakan selama tiga hari di madrasah seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada tiga hari pertama tahun pelajaran baru 2026/2027.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
